Review Infinix Note 4: Memang Boleh Lupa Charger

Tagar alias hashtag #LupaCharger rutin digunakan Infinix ketika memperkenalkan dan mempromosikan ponsel ini. Usai menjajal Infinix Note 4, penulis alias HSW menyimpulkan tagar tersebut tidak berlebihan. Baterainya memang awet.

Dengan sikap pemakaian ala HSW, baterai Note 4 setidaknya sanggup bertahan mulai subuh hingga tengah malam. Bahkan, sesekali ponsel itu gres perlu dihubungkan ke charger sehabis digunakan selama 28 jam.

LupaCharger rutin digunakan Infinix ketika memperkenalkan dan mempromosikan ponsel ini Review Infinix Note 4: Memang Boleh Lupa Charger

Read more

Review Asus Zenfone 4 Selfie Pro: Bukan Hanya Jualan Swafoto

Tahun ini penulis alias HSW telah menguji pakai puluhan ponsel. Menjajal Asus Zenfone 4 Selfie Pro merupakan acara paling menantang. Selain harus mengubah kebiasaan pengetesan kamera, HSW yang tidak gemar berswafoto alias selfie mesti sok percaya diri. Ehm� lebih tepatnya menahan aib sih.

Betapa tidak. Fitur yang paling ditonjolkan dari Zenfone 4 Selfie Pro yakni kamera depan. Karena itu, kinerja kamera tersebut wajib benar-benar diuji. Kalau ketika menguji pakai ponsel HSW biasanya berswafoto 3-4 kali saja, kali ini frekuensinya meningkat ribuan persen. Seolah tak mau kalah dengan “penebalan anggaran” di sebuah daerah.

Tahun ini penulis alias HSW telah menguji pakai puluhan ponsel Review Asus Zenfone 4 Selfie Pro: Bukan Hanya Jualan Swafoto

Read more

Review Huawei Nova 2I: Dobel Kamera Ganda Pertama

Hadirnya Huawei Nova 2i ke Indonesia pada awal November kemudian “melanggar” tradisi ala Huawei. Kedatangan ponsel Huawei biasanya cenderung tak dipedulikan publik. Jadwal edarnya pun lamaaaa� sehabis kali pertama diperkenalkan secara global.

Kondisi itu tak berlaku untuk Nova 2i. Hanya berselang sekitar sebulan semenjak peluncuran global, ponsel tersebut sudah mendarat di sini. Empat kamera yang dibenamkan menciptakan Nova 2i memantik rasa ingin tau publik. Dua kamera depan, dua kamera belakang. Hmmm� bagaimana sensasinya?

 Kedatangan ponsel Huawei biasanya cenderung tak dipedulikan publik Review Huawei Nova 2i: Dobel Kamera Ganda Pertama

Read more

Review Nokia 5: Saatnya Melupakan Kurun Lampau

BlackBerry hidup lagi. Nokia tiba kembali. Itulah topik yang tahun kemudian sempat ramai diperbincangkan pedagang dan pengguna ponsel. Realita di lapangan mengambarkan kembalinya BlackBerry ke Indonesia masih jauh dari kriteria sukses.

Kondisi lebih baik dialami Nokia. Walaupun produk “lahir baru” pertama yang diusung berupa feature phone, Nokia 3310 tergolong laku manis. Terutama, pada hari-hari awal peredaran ponsel itu. Padahal, harga jualnya tak bisa dibilang murah. Harga ritel resminya Rp 649 ribu, sedangkan harga pasarnya sempat menembus Rp 900 ribu khusus untuk warna oranye. Wow!

 Itulah topik yang tahun kemudian sempat ramai diperbincangkan pedagang dan pengguna ponsel Review Nokia 5: Saatnya Melupakan Masa Lampau

Read more

Daftar Ponsel Ter-… 2017 Versi Hsw

Ketika 2017 belum berakhir, tak sedikit pembaca blog Ponselmu.com dan pengikut akun Twitter @herrysw sudah menagih Daftar Ponsel Ter-… 2017 versi HSW. Permintaan tersebut ketika itu tentu belum dapat dikabulkan. Sebab, ibarat biasa, penulis alias HSW masih menantikan ponsel gres yang beredar hingga 31 Desember 2017.

Sama dengan tahun sebelumnya, tidak ada kategori ponsel dengan qwerty keypad fisik terbaik. Sebab, pada 2017 HSW tidak pernah menguji pakai satu pun ponsel dengan papan ketik qwerty. BlackBerry KEYone yang beredar resmi di Indonesia di kuartal terakhir 2017 hingga detik ini belum pernah HSW uji pakai.

Read more

Xiaomi Redmi 5A: Digunakan Asyik, Dijual Untung

Ketika menguji pakai ponsel pintar (smartphone) berharga jual kurang dari satu juta rupiah, penulis alias HSW biasanya tak berani mematok keinginan berlebih. Asalkan tidak lemot dan baterai bisa bertahan mulai pagi hingga sore, hal itu sudah cukup. Kamera kurang tajam masih dimaklumi. Kualitas bodi pun boleh terlihat kurang glamor dan kukuh.

Xiaomi Redmi 5A yang diluncurkan 20 Desember 2017 dengan harga ritel resmi Rp 999 ribu “merusak standar” tersebut. Ia menawarkan hal-hal yang lebih baik daripada yang diharapkan. Menariknya, ponsel itu secara tak sengaja membuka lapangan pekerjaan untuk banyak orang.

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

Tanpa mencermati spesifikasi teknisnya dulu, ada beberapa hal yang HSW sukai dari ponsel itu. Pertama, dua nomor yang siaga sanggup simultan berada di jaringan 4G-3G. Nomor yang digunakan berinternet, tak peduli berada di selot SIM1 atau SIM2, leluasa masuk ke jaringan 4G LTE. Sedangkan satu nomor lainnya masih sanggup menduduki jaringan 3G.

Kedua, Redmi 5A dilengkapi inframerah yang berfungsi sebagai pengendali nirkabel jarak jauh (remote control) multiperangkat. Televisi, penyejuk udara (AC), pemutar DVD, dan banyak sekali peranti elektronik lain sanggup dikontrol eksklusif dari ponsel.

Ketiga, performa kameranya tergolong cantik di kelasnya. Awalnya HSW menyangka kamera Redmi 5A cuma sanggup memperlihatkan jika kartu nano SIM itu mungil. Tidak lebih besar dari ujung jari tangan HSW. Realitanya, kamera Redmi 5A bisa pula menangkap tulisan-tulisan kecil yang tercetak di keping nano SIM.

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

Keempat, tersedia jalan pintas untuk mengaktifkan dan memadamkan layar tanpa menekan tombol power. Untuk mengaktifkan layar, HSW cukup mengetuk layar dua kali. Sedangkan untuk memadamkan sekaligus mengunci layar, HSW hanya perlu menekan tombol home selama satu detik.

Redmi 5A dibekali layar IPS lima inci beresolusi HD 1.280 x 720 piksel. Meskipun sekilas berbahan logam, bahu-membahu bodi ponsel itu terbuat dari plastik/polikarbonat. Di sisi atas ponsel terdapat inframerah dan konektor audio 3,5 milimeter. Tombol volume dan power diletakkan di kanan, sedangkan konektor micro USB berada di bawah ponsel.

Sementara itu, di sisi kiri terlihat ada dua selot. Selot atas siap menampung sekeping nano SIM yang oleh Redmi 5A akan dikenali sebagai SIM2. Sedangkan selot di bawahnya, yang tampak sedikit lebih lebar, digunakan untuk meletakkan satu nano SIM dan satu kartu microSD. Ponsel bakal mengidentifikasi nano SIM itu sebagai SIM1.

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

Merujuk kepada spesifikasi resmi yang dirilis Xiaomi, Redmi 5A kompatibel dengan 4G LTE band 1, 3, 5, 7, 8, 20, 38, dan 40. Dengan demikian, ponsel Android 7.1.2 Nougat dengan MIUI 9 itu sanggup digunakan menikmati layanan 4G LTE aneka operator di Indonesia, termasuk Smartfren.

Dapur pacu ponsel tersebut mengandalkan prosesor empat inti (quad core) Qualcomm Snapdragon 425 MSM8917 1,4 GHz. Sebagian spesifikasi lainnya, Wi-Fi, GPS, bluetooth, wireless display, RAM 2 GB, dan ROM 16 GB. Ketika ponsel kali pertama diaktifkan, sesudah dikurangi sistem operasi dan aplikasi bawaan, memori internal Redmi 5A menyisakan ruang kosong 9,5 GB.

Pengguna juga bakal menjumpai radio FM, kompas, perekam suara, dan perekam layar (screen recorder). Sesuai namanya, perekam layar akan mengabadikan pergerakan tampilan layar ponsel ke dalam sebuah file video. Suara dari speaker internal maupun sekeliling ponsel ikut direkam.

Fitur second space maupun dual apps masih sanggup ditemukan di Redmi 5A. Tidak tersedia pemindai sidik jari dan NFC. Ponsel yang mendukung USB On-the-Go (USB OTG) itu dibekali baterai tanam 3.000 mAh. Dengan sikap pemakaian ala HSW, daya tahannya nyaris selalu menembus 13 jam.

Dua kamera ditanamkan ke ponsel berdimensi fisik 140,4 x 70,1 x 8,35 milimeter dan berat 137 gram itu. Kamera di sisi belakang dilengkapi lampu kilat dan fokus otomatis. Ia sanggup memproduksi foto beresolusi 13 megapiksel dan klip video full HD 1080p. Tersedia mode manual, tetapi yang bisa diubah hanya white balance, ISO, dan kompensasi pencahayaan.

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

Saatnya membicarakan kamera di sisi muka Redmi 5A. Kamera itu tanpa fokus otomatis maupun lampu kilat. Kemampuan maksimalnya menghasilkan foto beresolusi lima megapiksel dan klip video full HD 1080p.

Selama dua minggu, Redmi 5A menjadi ponsel utama HSW. Aktivitas bermedia sosial, WhatsApp, surel alias email, dan bertelepon bisa dilakukan dengan lancar. Tingkat kegegasan ponsel itu lebih tinggi daripada, misalnya, Nokia 5 yang dijual Rp 2,899 juta.

Apakah lancar digunakan memainkan game berat? Terus jelas HSW bukan penggemar game dan sangat jarang bermain game. Namun, kali ini HSW sengaja menginstalasikan game Real Racing 3. Sekadar untuk menguji kemampuan Redmi 5A. Hasilnya, game itu sukses dijalankan tanpa tersendat, walaupun tampilan grafisnya tidak sedetail ketika dimainkan di ponsel flagship.

Satu catatan kecil dari HSW, notifikasi yang ditampilkan Redmi 5A sepertinya masih mengandung sedikit bug. Salah satu di antaranya, ketika ada pesan masuk ke WhatsApp, jumlah pesan gres tersaji dua baris di layar notifikasi. Bug minor itu mestinya gampang dimusnahkan lewat pembaruan peranti lunak.

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

Jadi, apakah Redmi 5A layak beli? Jawabannya gampang ditebak. Ponsel itu pantas dibeli oleh pengguna yang gres saja beralih dari feature phone ke smartphone. Seseorang yang sedang mencari ponsel kelas pemula, baik untuk ponsel utama maupun cadangan, patut pula memilikinya.

Membahas harga, nah… ini perlu pemaparan panjang. Di program peluncuran, harga ritel Redmi 5A ditetapkan Rp 999 ribu. Harga itu hanya berlaku untuk penjualan daring (online) dan luring (offline) di daerah tertentu.

Kalau ingin membeli secara daring, peminat wajib mengikuti penjualan cepat alias flash sale yang dilakukan di Lazada. Jualan rebutan itu telah dilakukan tiga kali: 27 Desember 2017, 3 Januari 2018, dan 10 Januari 2018. Jadwal penjualan berikutnya pada 17 Januari 2018 pukul 11.00.

Hal yang perlu diketahui, calon pembeli ketika penjualan cepat jauh lebih banyak daripada stok yang tersedia. Sistem Lazada pun sering kewalahan melayani serbuan peminat. Jadi, selain harus beradu cepat, peminat idealnya disertai dewi fortuna.

Buat yang ingin berebut, HSW menawarkan kiat yang boleh dicoba. Siapkan susukan internet yang cepat dan stabil. Paling lambat pukul 10.55 Anda harus sudah login ke akun Lazada. Pastikan pula alamat pengiriman yang tersimpan sudah tepat. Pantang login dan mengisikan alamat pengiriman ketika penjualan cepat telah dimulai. Sebab, 99,99999% Anda akan kalah cepat dibandingkan peminat lain.

Bukalah halaman penjualan Redmi 5A. Tombol beli sekarang niscaya belum bisa ditekan. Secara terencana lakukan refresh. Walaupun tertulis dimulai pukul 11.00, bukan tidak mungkin pada pukul 10.58 tombol beli sekarang sudah sanggup diklik.

Usai sukses menambahkan satu unit Redmi 5A ke keranjang belanja, segera lanjutkan transaksi ke pembayaran. HSW sangat merekomendasikan Anda menentukan metode pembayaran bayar di tempat alias COD. Pasalnya, Lazada kerap menawarkan “kejutan tak terduga” kepada konsumen. Dengan menentukan bayar di tempat, seandainya transaksi dibatalkan sepihak oleh Lazada, Anda tak perlu repot mengurus proses pengembalian dana.

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

Sementara itu, bila Anda lebih suka melaksanakan pembelian secara tatap muka, harga Rp 999 ribu hanya tersedia di Mi Store. Saat ini Mi Store gres beroperasi di empat tempat. Yaitu, Pondok Indah Mal Jakarta, Emporium Mall Pluit Jakarta, Summarecon Mall Serpong Tangerang, dan Summarecon Mall Bekasi. Datanglah ke sana, tanyakan ketersediaan stok, bayar (bila unit tersedia), dan Anda bisa membawa pulang ponsel yang diidamkan.

Selain di Lazada dan Mi Store, kesempatan meminang Redmi 5A gres dan bergaransi resmi dengan harga Rp 999 ribu boleh dibilang mustahil. Erafone membanderol Redmi 5A Rp 1,199 juta. Sedangkan harga pasar di toko ponsel lain dan situs belanja menyerupai Bukalapak dan Tokopedia jauh lebih mahal. Di sana satu unit Redmi 5A bisa dijual lebih dari Rp 1,5 juta dan… tetap laku.

Mengapa lebih mahal? Alasannya simpel. Distributor resmi Xiaomi di Indonesia memutuskan harga kulakan Rp 1,099 juta. Itu pun masih dengan embel-embel. Erafone dan pemilik toko tidak bisa membeli Redmi 5A dalam jumlah sesuka hati.

Nah, Erafone dan pemilik toko niscaya ingin mendapat keuntungan, bukan? Karena itu, mereka akan menjual Redmi 5A lebih tinggi daripada harga kulakan. Suatu hal yang sangat masuk akal di dunia bisnis.

Khusus pemilik toko perorangan, karena pasokan terbatas padahal seruan sangat banyak, mereka turut “mengerahkan pasukan” ketika Lazada menggelar penjualan cepat. Mereka juga tak segan-segan membeli Redmi 5A dari “pemenang pertempuran” di Lazada yang semenjak awal memang ingin mencari untung. Satu unit Redmi 5A berani dikulak minimal Rp 1,2 juta.

Jadi, hingga di sini apakah Anda sudah memahami makna judul goresan pena ini? Bila sukses memperoleh Redmi 5A dari penjualan di Lazada, Anda mempunyai dua pilihan: memakainya atau menjualnya. Keduanya sama-sama menyenangkan.

Redmi 5A secara tak eksklusif membuat lapangan pekerjaan baru. Setiap ahad sukses mendapat satu unit saja, hitung saja setiap bulan bakal memperoleh tambahan uang jajan minimal berapa rupiah. He he he.

***

Berikut pola hasil jepretan Redmi 5A. Seluruhnya menggunakan mode otomatis dan tanpa lampu kilat. Agar lebih ringan diakses, foto telah di-resize dan dikompresi. Tak ada olah digital lain yang dilakukan.

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

Satu foto berikut dijepret menggunakan kamera depan.

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

***

Tangkapan layar Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

 berharga jual kurang dari satu juta rupiah Xiaomi Redmi 5A: Dipakai Asyik, Dijual Untung

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)

Infinix Zero 5 Resmi Meluncur Di Indonesia

Infinix Zero 5 hari ini (25/1) resmi meluncur di Indonesia. Dibekali kamera belakang berlensa ganda, RAM 6 GB, dan baterai tanam 4.350 mAh, ponsel itu dijual via Lazada dengan harga ritel resmi Rp3,499 juta.

Bersamaan dengan Zero 5, Infinix menghadirkan Quiet X, headphone yang dibekali penyaring derau (noise cancellation). Ada pula sepasang earphone berpenyaring derau, Quiet 1 dan Quiet 2.

 Dibekali kamera belakang berlensa ganda Infinix Zero 5 Resmi Meluncur di Indonesia

Read more

Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

Nubia? Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek asal Tiongkok itu. Ya, ponsel bermerek Nubia memang masih kurang dikenal. Ia belum sepopuler Samsung dan Oppo.

Seandainya ada yang mengaku pernah mendengar Nubia pun, barangkali mereka menyangka Nubia yakni salah satu seri ponsel yang ditawarkan ZTE. Padahal, realitanya sekarang tidak demikian. ZTE memang masih mempunyai saham di Nubia. Namun, Nubia sudah bangun terpisah dengan ZTE. Mirip Huawei dengan Honor begitu deh. Ada “hubungan darah”, tetapi telah dibiarkan hidup mandiri.

Inilah logo Nubia. Cobalah iseng menunjukkannya kepada orang-orang yang tidak terlalu mengikuti perkembangan ponsel. Mintalah mereka membaca merek itu. Mungkin mereka bakal melafalkannya sebagai Nuoio, Nuolo, atau Nubiq.

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

Penulis alias HSW pun belum terlalu bersahabat dengan ponsel Nubia. Baru tiga tipe Nubia yang pernah dicoba. Kira-kira empat tahun lalu, HSW merasakan ZTE Nubia Z15S Mini yang dijual via Lazada. Saat itu di depan kata Nubia masih ada awalan ZTE.

Berikutnya, pada Mei tahun kemudian HSW merasakan Nubia M2 yang di Indonesia dirilis resmi bersamaan dengan Nubia M2 Lite dan Nubia N1 Lite. Terakhir, bulan kemudian HSW mencoba Nubia M2 Play yang sebagian spesifikasinya seolah-olah dengan Xiaomi Redmi 4X.

Setelah beberapa usang dipakai, ada sesuatu yang tidak normal dengan layar M2 Play itu. Tampilan beling di kanan bawah layar berbeda dibandingkan area lain. Terserah akan Anda sebut sebagai kabut atau bayangan.

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

Dalam pemakaian sehari-hari, ketika layar ponsel menyala, perbedaan tampilan beling itu bergotong-royong tidak mengganggu. Namun, lama-kelamaan mata HSW gatal juga melihat pemandangan tersebut. HSW tetapkan melaksanakan klaim garansi. Hitung-hitung sekaligus mencoba layanan sentra perbaikan resmi Nubia.

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

Pada Jumat ahad lalu, 23 Februari 2018, saya meluncur ke sentra perbaikan resmi Nubia di Jl Kedungdoro 26A. Tiba di sana pukul 13.03, beberapa konsumen tampak sedang antre. Tak satu pun petugas yang terlihat melayani. Ternyata karyawan sentra perbaikan resmi Nubia itu masih istirahat.

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

Ketika melihat foto di atas, di benak Anda mungkin pribadi muncul pertanyaan, “Mengapa sentra perbaikan resmi Nubia memajang logo Hisense?” Ceritanya begini. Pusat perbaikan resmi Nubia dan Hisense di Surabaya dikelola oleh pihak yang sama. Lokasinya pun sama. Satu atap, dua merek.

Kalau Nubia masih rutin menghadirkan produk baru, hal bertolak belakang berlaku atas Hisense. Ponsel merek tersebut di Indonesia sudah mati suri. Tak ada lagi tipe baru. Walaupun demikian, sentra perbaikan resminya masih beroperasi untuk melayani perbaikan ponsel Hisense yang beredar di pasar.

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

Kembali ke Nubia. Sekitar pukul 13.10 dua petugas kembali ke meja kerja. Satu pria, satu wanita. Dengan cekatan mereka melayani konsumen. Tibalah giliran HSW yang bergegas menceritakan permasalahan di layar M2 Play. Petugas melaksanakan pengecekan.

Sesaat kemudian, petugas menyatakan proses perbaikan membutuhkan waktu dua jam. HSW boleh menunggu di lokasi, boleh pula kembali pada sore hari. Karena jadwal acara sore itu padat, HSW menentukan tiba lagi keesokan harinya. Petugas menciptakan selembar tanda terima perbaikan yang lupa difoto untuk dokumentasi.

Sabtu, 24 Februari 2018. Menjelang pukul 10.30 HSW menginjakkan kaki di sentra perbaikan resmi Nubia. Kebetulan tak ada konsumen lain sehingga HSW pribadi dilayani. Tak hingga lima menit, M2 Play dengan layar yang telah kembali kinclong HSW terima. Tiada lagi kabut atau bayangan di permukaan beling ponsel. Jadi, klaim garansi ponsel Nubia ternyata….

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)

Mi Mix 2S Meluncur, Inilah Hasil Towel-Towel Singkat

Xiaomi Mi MIX 2S resmi diperkenalkan di Shanghai, Tiongkok, kemarin (27/3). Sesuai rumor yang beredar, ponsel itu memanfaatkan prosesor Qualcomm Snapdragon 845 dengan kecepatan sampai 2,8 GHz dan dibekali kamera ganda berfitur AI.

Bersama jurnalis asal Indonesia, Malaysia, dan Vietnam yang sengaja diterbangkan Xiaomi ke Bali, HSW menyaksikan program peluncuran ponsel tersebut via live streaming. Usai menonton siaran langsung, tersedia live demo unit yang boleh dijajal.

 ponsel itu memanfaatkan prosesor Qualcomm Snapdragon  Mi MIX 2S Meluncur, Inilah Hasil Towel-Towel Singkat

Read more

Review Infinix Zero 5: Dapat Diandalkan, Sayang Nakal

Dibandingkan seri lain bermerek sama, ponsel Infinix seri Zero biasanya mempunyai spesifikasi dan kinerja terbaik. Penulis alias HSW telah membuktikannya ketika menguji pakai Zero 2, Zero 3, dan Zero 4 Plus. Bagaimana dengan Infinix Zero 5? Sama! Ia pantas dianggap sebagai ponsel flagship versi Infinix.

Zero 5 dibekali layar IPS 5,98 inci beresolusi full HD 1.920 x 1.080 piksel. Layar yang masih menggunakan rasio 16:9 itu telah mengadopsi Corning Gorilla Glass 3. Di dalam ruangan maupun luar ruangan yang tidak terlalu terang, tampilan layar Zero 5 gampang dilihat. Namun, kala diajak berpanas-panas di bawah terik sinar matahari, abjad dan gambar yang tersaji di layar relatif sulit terbaca.

 ponsel Infinix seri Zero biasanya mempunyai spesifikasi dan kinerja terbaik Review Infinix Zero 5: Bisa Diandalkan, Sayang Nakal

Read more