Infinix Note 4 Resmi Meluncur Di Indonesia

Infinix hari ini (21/8) resmi meluncurkan Infinix Note 4 di Indonesia. Sama dengan seri Note keluaran terdahulu, Note 4 menonjolkan baterai berkapasitas besar dan kemampuan pengisian ulang secara cepat. Dibanderol Rp 2,049 juta, ponsel itu akan dijual mulai 28 Agustus mendatang lewat Lazada.

Note 4 alias X572 dibekali baterai tanam berkapasitas 4.300 mAh. Kala daya baterai melemah, teknologi Xcharge yang diadopsi ponsel itu memungkinkan baterai terisi sampai 45 persen dalam waktu setengah jam saja.

 Sama dengan seri Note keluaran terdahulu Infinix Note 4 Resmi Meluncur di Indonesia

Read more

Review Motorola Moto Z2 Play: Ternyata Bukan Dual Sim Hybrid

Pada Juli lalu, di sesi tanya jawab program peluncuran Motorola Moto Z2 Play di Bangkok, Thailand, penulis alias HSW mengajukan pertanyaan kepada narasumber. “Dual SIM di Moto Z2 Play berwujud dual SIM hybrid atau dua selot SIM dan satu selot untuk kartu microSD?” tanya HSW.

Saat itu Danny Adamopoulos, Senior Director, Portfolio and Product Operations of Asia Pacific, Lenovo Mobile Business Group & Motorola Mobility, menjawab tegas, “Dual SIM hybrid.” Danny malahan sempat menjelaskan, hal tersebut dilakukan supaya Moto Z2 Play bisa tampil lebih tipis.

 di sesi tanya jawab program peluncuran Motorola Moto Z Review Motorola Moto Z2 Play: Ternyata Bukan Dual SIM Hybrid

Read more

Xiaomi Luncurkan Mi A1 Android One

Xiaomi meluncurkan Mi A1 di New Delhi, India, kemarin (5/9). Itulah ponsel pertama Xiaomi yang mengadopsi Android One, bukan MIUI menyerupai biasanya. Ponsel dengan stock Android itu juga dipastikan bakal beredar resmi di Indonesia pada bulan ini.

Di India, Mi A1 dipasarkan lewat jalur daring (online) maupun luring (offline) mulai 12 September mendatang. Harga jualnya INR 14.999 atau sekitar Rp 3,1 juta. Kamera utama berlensa ganda dengan 2x optical zoom menjadi nilai jual utama ponsel tersebut.

 Itulah ponsel pertama Xiaomi yang mengadopsi Android One Xiaomi Luncurkan Mi A1 Android One

Read more

Cerita Foto Peluncuran Xiaomi Mi A1 Di India

Tepat seminggu kemudian (5/9) Xiaomi memperkenalkan ponsel Android One, Mi A1, di India. Bersama dengan puluhan ajakan dari banyak sekali negara, penulis alias HSW berkesempatan menghadiri eksklusif program tersebut. Ulasan singkatnya bisa dibaca tautan berikut, sedangkan dongeng fotonya sanggup disimak di halaman ini.

Read more

Kapan Dan Di Mana Dapat Beli Xiaomi Mi A1 Garansi Resmi?

Setelah diperkenalkan secara global di India pada awal bulan ini, dua hari kemudian (20/9) Xiaomi Mi A1 resmi diluncurkan di Indonesia. Ponsel Android One pertama Xiaomi itu dibanderol Rp 3,099 juta. Spesifikasi dan gugusan daya tarik Mi A1 sanggup dibaca di tautan berikut.

Ponsel dengan kamera belakang berlensa ganda itu akan dijual melalui flash sale di Lazada pada 2-5 Oktober 2017. Mulai 25 September 2017 hingga 30 September 2017 peminat sanggup melaksanakan registrasi lebih dulu.

Setelah diperkenalkan secara global di India pada awal bulan ini Kapan dan di Mana Bisa Beli Xiaomi Mi A1 Garansi Resmi?

Read more

Review Lg Q6: Modal Tampang Doang

LG Q6 dipersepsikan sebagai versi murah LG G6. Spesifikasinya tidak setinggi G6, tetapi sama-sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio 18:9. Usai mencobanya, penulis alias HSW menyimpulkan Q6 ialah ponsel modal tampang doang. Mencoret Q6 kemudian membeli ponsel lain merupakan langkah yang lebih bijak. Mengapa begitu?

Harus diakui bila layar menjadi nilai jual utama Q6. Layar IPS 5,5 inci beresolusi full HD+ 2.160 x 1.080 piksel di ponsel itu pantas diberi acungan dua jempol. Tampilan layarnya tergolong tajam dan cemerlang. Dipadu bingkai yang tipis, menggenggam Q6 dengan bentang layar 5,5 inci serasa memegang ponsel berlayar lima inci. Sangat nyaman.

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

Read more

Review Seagate Barracuda 8 Tb – Kapasitas Besar Tapi Tetap Ngebut

digunakan dalam keseharian baik itu kebutuhan pada umumnya maupun gaming Review Seagate BarraCuda 8 TB – Kapasitas Besar Tapi Tetap Ngebut

Kebutuhan akan tempat penyimpanan digital semakin usang akan semakin membesar dan butuh kinerja cepat, khususnya untuk konten multimedia.�

Dari persoalan itu lah kenapa Seagate sebagai salah satu pemain usang yang sangat populer�di segmen penyimpanan data menghadirkan sebuah solusi penyimpanan HDD bernama BarraCuda. Ada dua varian yang tersedia di Indonesia, yakni BarraCuda dan BarraCuda Pro.�

BarraCuda (bukan yang versi Pro) hadir diperuntukkan sebagai perangkat penyimpanan serba guna pada perangkat komputer desktop hingga sistem penyimpanan berbasis DAS. Pilihan kapasitas yang ditawarkan pun cukup beragam mulai dari 500 GB sampai yang paling tertingginya mencapai 8 TB.�

Nah untuk model yang saya tes kali ini merupakan Seagate BarraCuda 8 TB dengan nomor model S8000DM004 yan memiliki garansi selama 2 tahun. Desainnya sendiri tidak jauh berbeda dibandingkan HDD Seagate pada umumnya, namun jelas sekali terasa lebih padat dan berat serta sedikit lebih tebal.�

Penyimpanan satu ini tidak hanya mempunyai kapasitas besar saja, tetapi juga mengunggulkan interface SATA III berkecepatan hingga 6 Gb/s serta jumlah cache sebesar 256 MB. Meski begitu, kecepatan rotasinya hanya 5.400 RPM.�

digunakan dalam keseharian baik itu kebutuhan pada umumnya maupun gaming Review Seagate BarraCuda 8 TB – Kapasitas Besar Tapi Tetap Ngebut

Dengan pemakaian daya rata-rata saat idle yang hanya 3,4 Watt, saya pikir Seagate BarraCuda 8 TB akan menjadi solusi yang menarik dan sangat cocok sebagai tempat penyimpanan jangka panjang seperti foto, video, data backup, maupun data pribadi lainnya.�

Agar bisa memanfaatkan penyimpanan sebesar itu, saya harus mempartisinya dalam bentuk GPT atau GUID Partition Table. Jika menggunakan jenis partisi lain seperti MBR untuk kebutuhan sistem operasi, maka maksimal kapasitas yang digunakan hanya sekitar 2 TB saja. �

Dalam pengujian kali ini, saya memasangkan Seagate BarraCuda 8 TB ke komputer personal saya yang dioperasikan oleh prosesor Intel Core i5-4460 serta tetap menggunakan SATA SSD yang sudah terinstal sistem operasi Windows 10 Pro sebagai pelengkapnya.�

digunakan dalam keseharian baik itu kebutuhan pada umumnya maupun gaming Review Seagate BarraCuda 8 TB – Kapasitas Besar Tapi Tetap Ngebut

Sebagai seorang gamer, hal pertama yang saya langsung coba adalah langsung memindahkan direktori Steam beserta beberapa judul game ke HDD besutan Seagate satu ini. Hasilnya? Loading game menjadi lebih singkat dari biasanya.

Contohnya, Resident Evil 2 hanya membutuhkan waktu 4 detik saja dari saat saya menekan Continue di sajian utama hingga karakter bisa digerakkan. Waktu tersebut 30% lebih cepat dibandingkan HDD Western Digital Blue 1TB milik saya yang membutuhkan waktu 6 detik pada skenario serupa.�

Waktu load yang singkat tersebut mungkin hasil dari teknologi Multi-Tier Caching (MTC) yang Seagate benamkan pada model S8000DM004 ini. MTC sendiri merupakan skema caching yang Seagate kembangkan�dengan memanfaatkan beberapa skema memori dan firmware sehingga proses alur data menjadi lebih optimal.�

digunakan dalam keseharian baik itu kebutuhan pada umumnya maupun gaming Review Seagate BarraCuda 8 TB – Kapasitas Besar Tapi Tetap Ngebut

Teknologi Multi-Tier Caching ini digadang sebagai solusi jalan tengah antara DRAM yang cepat namun data selalu terhapus setiap proses booting serta NAND Flash yang mahal. Dengan begitu pengguna dapat menikmati performa sistem operasi maupun aplikasi yang lebih mulus.�

Kembali melihat waktu load game yang telah saya uji, rasanya apa yang Seagate katakan ihwal MTC ada benarnya. Walaupun HDD ini hanya memiliki putaran cakram 5.400 RPM, namun performanya untuk digunakan bermain game tidak boleh dihiraukan begitu saja.�

Lalu bagaimana digunakan dalam kebutuhan sehari-hari seperti menyalin data dari drive lain?�

Melihat hasil tes menggunakan CrystalDiskMark, Seagate BarraCuda 8 TB terbilang bekerja dengan sangat baik. Dalam proses Sequential, HDD ini memiliki kecepatan Read 190 MB/s dan Write 178 MB/s. Angka yang sangat baik untuk sebuah perangkat Harddisk drive.�

digunakan dalam keseharian baik itu kebutuhan pada umumnya maupun gaming Review Seagate BarraCuda 8 TB – Kapasitas Besar Tapi Tetap Ngebut

Sayangnya, performa untuk proses 4KiB baik itu Q32T1 maupun Q1T1 tidak terlihat ada peningkatan yang signifikan dibandingkan HDD pada umumnya.�

Soal performa dalam penggunaan sehari-hari, saya harus menunggu selama 25 detik untuk memindahkan satu buah file RAR berukuran 3,2 GB dengan kecepatan yang sangat stabil di kisaran 129 MB/s. �

Sedangkan untuk memindahkan file dalam jumlah banyak seperti 3.100 file gambar membutuhkan waktu 1 menit 5 detik dengan kecepatan rata-rata 90 MB/s.�

digunakan dalam keseharian baik itu kebutuhan pada umumnya maupun gaming Review Seagate BarraCuda 8 TB – Kapasitas Besar Tapi Tetap Ngebut

Di samping sebagai tempat penyimpanan pribadi, HDD berkapasitas sebesar ini tentunya cocok sebagai tempat pencadangan. Maka dari itu saya mencoba untuk melakukan Steam Backup pada game Resident Evil 2 yang menghabisi kapasitas cukup besar, yakni 25 GB. Hasilnya, proses baru selesai setelah memakan waktu 22 menit 14 detik.�

Selanjutnya saya mencoba untuk backup seluruh sistem operasi Windows 10 menggunakan EASEUS To Do Backup. Untuk proses satu ini, saya hanya perlu menunggu selama 12 menit 22 detik hingga proses pencadangan selesai, sedikit lebih cepat dari waktu estimasinya.

digunakan dalam keseharian baik itu kebutuhan pada umumnya maupun gaming Review Seagate BarraCuda 8 TB – Kapasitas Besar Tapi Tetap Ngebut

Melihat dari keseluruhan hasil tersebut, saya cukup puas akan performa yang diberikan oleh Seagate BarraCuda 8 TB S8000DM004. Walaupun kapasitasnya besar, namun kecepatan transfer yang dimilikinya tergolong sangat baik untuk digunakan dalam keseharian baik itu kebutuhan pada umumnya maupun gaming.

Menariknya, hal ini membuktikan kalau RPM bukan lagi segalanya saat memilih suatu HDD. Walaupun Seagate BarraCuda 8 TB ini hanya memiliki kecepatan rotasi 5.400 RPM, kinerjanya mampu melebihi ekspektasi saya.

digunakan dalam keseharian baik itu kebutuhan pada umumnya maupun gaming Review Seagate BarraCuda 8 TB – Kapasitas Besar Tapi Tetap Ngebut

Pihak Seagate pun merekomendasikan untuk mengkombinasi Seagate BarraCuda dengan Intel Optane untuk mendapatkan performa yang lebih bisa diandalkan layaknya sebuah SSD. Bahkan kecepatannya bisa meningkat sebanyak dua kali lipat dalam hal menjalankan aplikasi atau booting sistem operasi.

Maka dari itu, bagi kamu yang menginginkan penyimpanan sangat besar untuk komputer personal maupun lainnya, Seagate BarraCuda 8 TB S8000DM004 merupakan pilihan yang tidak boleh dilupakan.

Membandingkan Hasil Kamera Xiaomi Mi A1 Vs Motorola Moto G5s Plus

Dengan mengabaikan perbedaan status harga, harga normal vs harga pre-order yang tak kunjung berakhir, Xiaomi Mi A1 dan Motorola Moto G5s Plus yaitu sepasang ponsel hot item. Banyak orang yang membicarakan dan mengadunya. Bahkan, ada yang hingga berdebat kusir tanpa pernah mencoba ponsel yang dibahas.

Sebagai appetizer sebelum kelak HSW mengunggah review Mi A1 maupun Moto G5s Plus, marilah mencermati dulu pola hasil jepretan kamera dua ponsel itu. Foto yang ditampilkan lebih awal selalu dijepret menggunakan ponsel A, sedangkan foto yang tersaji di urutan kedua selalu diabadikan menggunakan ponsel B.

Read more

Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI. Di kala banyak pengguna menyukai MIUI, alasannya banyak sekali alasan sekelompok pengguna ponsel justru menghindarinya. Mereka mengaku tertarik menjajal ponsel Xiaomi, tetapi enggan bersentuhan dengan MIUI.

Xiaomi Mi A1 menjadi jawaban. Ponsel yang termasuk seri Android One itu tidak mengadopsi MIUI, melainkan menggunakan stock Android. Jadi, bagi para penolak MIUI, tak ada alasan lagi untuk tidak membeli ponsel Xiaomi deh. Apalagi, mengacu kepada hasil uji pakai yang dilakukan penulis alias HSW, secara umum Mi A1 pantas disebut sangat memuaskan di kelasnya.

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Read more

Review Motorola Moto G5s Plus: Wajib Dibeli Sebelum Harga Normal

Sampai penulis alias HSW jawaban mengetikkan ulasan ini, resminya Motorola Moto G5s Plus gres dijual secara langsung via Lazada. Harganya pun masih sama dengan harga pre-order yang dipatok Rp 2,999 juta. Lenovo Indonesia (eh� atau Motorola Indonesia ya?) belum mengungkapkan harga normalnya.

Kalau Anda menemukan penjual Moto G5s Plus selain di Lazada, sanggup dipastikan mereka kulakan dari Lazada dan berharap meraup laba ketika menjualnya kembali. Lihatlah iklan di Tokopedia, Bukalapak, dan situs belanja lain untuk membuktikannya.

Sampai penulis alias HSW jawaban mengetikkan ulasan ini Review Motorola Moto G5s Plus: Wajib Dibeli Sebelum Harga Normal

Read more