Ini Beliau Perbedaan Realme 3 Dan Realme 3 Pro Bersaudara

 gres saja memperlihatkan pengumuman pada akun Instagram resminya yang menyampaikan bahwa Realme Ini Dia Perbedaan Realme 3 dan Realme 3 Pro Bersaudara

Gadgetren – Setelah meluncurkan Realme 3 pada bulan Maret 2019 silam, Realme Indonesia gres saja memperlihatkan pengumuman pada akun Instagram resminya yang menyampaikan bahwa Realme 3 Pro sebentar lagi hadir di Indonesia.

Realme 3 Pro sendiri akan segera meluncur di Indonesia pada tanggal 8 Mei 2019 mendatang. Bagi Gadgeter yang ingin membeli smartphone, tentunya akan menjadi ingin tau sebaiknya membeli Realme 3 atau Realme 3 Pro.

Untuk itu, bagi Gadgeter yang ingin melihat perbedaan antara Realme 3 dan Realme 3 Pro maka sanggup melihat informasinya sebagai berikut ini.

Perbedaan Realme 3 dan Realme 3 Pro

1. Layar

Realme 3 mempunyai layar 6,22 inci yang sedikit lebih kecil dibandingkan dengan Realme 3 Pro yang mencapai 6,3 inci. Keduanya sama-sama memakai desain layar penuh yang mempunyai poni berbentuk Dewdrop di bab atasnya.

Apabila Realme 3 mempunyai resolusi HD+ (1520 x 720 piksel) dan dilindungi beling anti gores Gorilla Glass 3, berbeda dengan Realme 3 Pro yang beresolusi Full HD+ (2340 x 1080 piksel) dan dilindungi Corning Gorilla Glass 5.

2. Performa

Realme 3 mempunyai performa cepat dengan MediaTek Helio P60 Octa-core yang mempunyai teknologi proses 12nm sedangkan Realme 3 Pro sudah memakai Qualcomm Snapdragon 710 Octa-core berteknologi proses 10nm yang bekerja lebih cepat.

Realme 3 mempunyai tiga varian berbeda yang terdiri dari RAM 3 GB dan ROM 32 GB, RAM 3 GB dan ROM 64 GB, serta RAM 4 GB dan ROM 64 GB. Sedangkan Realme 3 Pro mempunyai varian RAM 4 GB dan ROM 64 GB serta RAM 6 GB dan ROM 128 GB.

3. Kamera

Realme 3 dibekali dengan dua kamera belakang 13 MP + 2 MP dan kamera depan 13 MP. Sementara Realme 3 Pro dilengkapi dengan dua kamera belakang 16 MP + 5 MP dan kamera depan 25 MP. Dari konfigurasi tersebut sanggup terlihat jikalau Realme 3 Pro lebih anggun dari Realme 3.

4. Baterai

Realme 3 ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas 4.230 mAh yang lebih besar dibandingkan dengan milik Realme 3 Pro yang hanya 4.045 mAh. Bisa dibilang daya tahan baterai Realme 3 seharusnya sedikit lebih usang dibandingkan Realme 3 Pro.

5. Fitur Lainnya

Kedua perangkat ini telah dibekali dengan sensor fingerprint di bab belakang, WiFi, Bluetooth, GPS, FM Radio, port microUSB 2.0, dan ColorOS 6 berbasiskan sistem operasi Android 9 Pie. Apabila Realme 3 dilengkapi dengan fitur Fast charging 10W, berbeda dengan Realme 3 Pro sudah dilengkapi teknologi fitur Fast Charging 20W yang lebih cepat.

6. Harga

Realme 3 ini sudah dijual di Indonesia dengan harga yang mencapai Rp 1,9 juta untuk RAM 3 GB dan ROM 32 GB, Rp 2,1 juta untuk RAM 3 GB dan ROM 64 GB, serta Rp 2,4 juta untuk RAM 4 GB dan ROM 64 GB. Sedangkan Realme 3 gres dijual di India dengan harga yang mencapai 13.999 Rupee atau sekitar Rp 2,8 juta untuk RAM 4 GB dan ROM 64 GB serta Rp 3,4 juta untuk RAM 6 GB dan ROM 128 GB.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Realme 3 Pro sanggup dikatakan sebagai pemenangnya di antara kedua smartphone. Namun Realme 3 sanggup menjadi pilihan apabila Gadgeter ingin mempunyai smartphone dengan daya tahan baterai usang yang mempunyai harga lebih murah.

Asus Rilis Zenbook Pro 14 Ux480 Di Indonesia, Laptop Ultra Tipis Dengan Ram 16Gb Dan Screenpad Canggih

 Hari ini ASUS secara resmi meluncurkan laptop ultra tipis terbarunya di Indonesia yang be ASUS Rilis ZenBook Pro 14 UX480 di Indonesia, Laptop Ultra Tipis dengan RAM 16GB dan ScreenPad Canggih

Gadgetren – Hari ini ASUS secara resmi meluncurkan laptop ultra tipis terbarunya di Indonesia yang berjulukan ZenBook Pro 14 UX480.

Sekilas, laptop ultra tipis ini mempunyai layar sentuh 14 inci yang telah bersetifikat Pantone sehingga cocok dipakai oleh para profesional kreatif alasannya warnanya yang akurat. Layarnya juga mempunyai resolusi Full HD (1920 x 1080 piksel) dengan teknologi LED backlit sehingga nyaman di mata penggunanya.

Menariknya, ASUS ZenBook Pro 14 UX480 ini tidak memakai Touchpad pada umumnya, melainkan ScreenPad. Bisa dibilang ScreenPad ini mempunyai bermacam-macam fungsi mulai dari ScreenPad Mode, Extension Mode, dan Traditional Mode.

Pada ketika menjadi ScreenPad Mode, area tersebut sanggup dipakai untuk menjalankan beberapa aplikasi khusus di ScreenPad. Beberapa aplikasi yang sudah eksklusif terinstal terdiri dari Kalkulator dan Kalender.

Penggunanya sanggup menambahkan aplikasi lain di ScreenPad dengan mengunduh dan menginstalnya dari Windows Store. Hal ini menciptakan aplikasi favorit menyerupai Spotify dan YouTube bisa dikendalikan eksklusif dari ScreenPad.

 Hari ini ASUS secara resmi meluncurkan laptop ultra tipis terbarunya di Indonesia yang be ASUS Rilis ZenBook Pro 14 UX480 di Indonesia, Laptop Ultra Tipis dengan RAM 16GB dan ScreenPad Canggih

Selanjutnya, Extension Mode memungkinkan ScreenPad bisa menjadi layar kedua dari ZenBook Pro 14 UX480. Hal ini akan memudahkan penggunanya dalam bekerja dengan memakai dua layar sekaligus.

Terakhir, Traditional Mode memungkinkan ScreenPad sanggup menjadi Touchpad pada umumnya untuk mengendalikan kursor. Hadirnya ScreenPad ini memperlihatkan daya tarik tersendiri pada laptop tipis satu ini.

ScreenPad sendiri mempunyai layar dengan lebar 5,5 inci beresolusi Full HD (1920 x 1080 piksel), dilindungi kaca, mendukung gesture cendekia sampai 4 jari, dan berteknologi Super IPS+ yang memungkinkan penggunanya masih sanggup melihat konten dalam ScreenPad sampai sudut kemiringan 178 derajat.

Beralih ke sektor hardware, ZenBook Pro 14 UX480 ini telah dibekali prosesor Intel Core i7-8565U dengan kecepatan sampai 4,6 GHz sehingga sanggup memperlihatkan performa bertenaga dalam menjalankan game maupun software editor multimedia.

 Hari ini ASUS secara resmi meluncurkan laptop ultra tipis terbarunya di Indonesia yang be ASUS Rilis ZenBook Pro 14 UX480 di Indonesia, Laptop Ultra Tipis dengan RAM 16GB dan ScreenPad Canggih

Untuk mengimbangi kecepatan prosesor tersebut, ZenBook Pro 14 UX480 ini dilengkapi dengan RAM 16 GB berteknologi DDR4 yang memungkinkan penggunanya sanggup menjalankan software dan game secara multitasking dengan lancar.

Selain itu didukung juga penyimpanan internal M.2 NVMe PCIe SSD berkapasitas 512 GB yang menciptakan waktu loading pada sistem operasi, game, maupun software menjadi sangat singkat. Kapasitasnya pun masih tergolong cukup besar sehingga sanggup tetap menyimpan banyak data sekaligus.

Soal urusan grafis, NVIDIA GeForce GTX1050 Max-Q dengan VRAM 2 GB GDDR5 telah dibenamkan di dalamnya sehingga menciptakan ZenBook Pro 14 UX480 bisa menghadirkan grafis yang anggun ketika menjalankan game maupun menjalankan software editor multimedia dengan lancar.

Tak hanya itu, derma port USB 2.0, port USB 3.1 (Gen2) Type-C, port USB 3.1 (Gen1) Type-A, Combo Audio Jack, port HDMI, kamera inframerah Full HD dengan Windows Hello Facial Recognition, Bluetooth, WiFi, dan sistem operasi Windows 10 telah hadir di dalamnya.

Dengan segala spesifikasi tersebut, ASUS membanderol ZenBook Pro 14 UX480 di Indonesia seharga Rp 26.999.000 dengan garansi global sampai 2 tahun.

Review Apple Iphone 7: Lebih Memuaskan Daripada Galaxy S8

Tanggal ini, sepuluh tahun lalu, iPhone generasi pertama mulai dipasarkan. Dengan memanfaatkan momen tersebut, hari ini HSW merampungkan review iPhone 7 kemudian mengunggahnya ke blog Ponselmu.

Kesimpulan HSW terhadap iPhone 7 sederhana saja. Dengan mengabaikan kemampuan dual SIM yang belum pernah tersedia di iPhone, gawai itu rupanya menarik. Kinerjanya pantas diberi acungan jempol. Performa keseluruhan iPhone 7 lebih memuaskan daripada Samsung Galaxy S8. Serius!

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

Read more

Realme 3 Pro Sudah Dapat Dipesan Pre-Order Di Indonesia

 Erafone melalui situs resminya merilis poster terbaru mengenai pre Realme 3 Pro Sudah Bisa Dipesan Pre-order di Indonesia

Gadgetren – Erafone melalui situs resminya merilis poster terbaru mengenai pre-order Realme 3 Pro yang gres saja dimulai.

Meskipun akan diluncurkan pada tanggal 8 Mei 2019 pukul 16.00 WIB, namun pihak Realme Indonesia dan Erafone sudah membuka pre-order Realme 3 Pro mulai dari tanggal 30 April sampai 10 Mei 2019.

Sementara itu, bagi calon pembelinya sudah sanggup menawarkan Down Payment (DP) Pre-order Realme 3 Pro sebesar Rp 200.000 mulai dari tanggal 30 April sampai 7 Mei 2019. Nantinya calon pembeli yang sudah menawarkan DP sanggup melunasi pre-order pada situs resmi Erafone.

Bagi yang telah melaksanakan pre-order akan mendapat kesempatan cashback Rp 100.000 selama stok masi ada. Nantinya pihak Erafone berjanji akan memulai periode pengiriman Realme 3 Pro dari tanggal 11 Mei 2019.

Tentu saja hal ini menarik alasannya ialah Realme Indonesia dan Erafone sudah berani menyelenggarakan pre-order sebelum harga resmi Realme 3 Pro diungkapkan pada program peluncuran resminya ahad depan.

 Erafone melalui situs resminya merilis poster terbaru mengenai pre Realme 3 Pro Sudah Bisa Dipesan Pre-order di Indonesia

Realme Indonesia dan Erafone pun berusaha memikat calon pembeli Realme 3 Pro dengan menunjukkan beberapa fitur yang akan hadir, mulai dari chipset Qualcomm Snapdragon 710 AIE (Artificial Intelligence Engine) dan fitur VOOC Flash Charge 3.0.

Sekilas, chipset Qualcomm tersebut mempunyai performa yang bertenaga dan irit dalam mengonsumsi daya baterai alasannya ialah mempunyai teknologi proses 10nm. Apalagi beberapa smartphone yang memakai chipset ini mempunyai nilai AnTuTu di kisaran 150 ribu sampai 180 ribuan.

Untuk fitur VOOC Flash Charge 3.0 sendiri telah diterapkan pada OPPO F11 Pro yang diklaim oleh pihak OPPO bisa mengisi daya baterai berkapasitas 4.000 mAh dalam hanya 80 menit dari kondisi 0 sampai 100%.

Tentu saja dengan dua fitur kunci ini menciptakan Realme 3 Pro cukup menarik untuk dipinang. Nantinya, Gadgeter sanggup melaksanakan pre-order untuk varian RAM 4 GB dan ROM 64 GB maupun RAM 6 GB dan ROM 128 GB.

Semakin tinggi spesifikasi varian yang dipilih maka pastinya akan kuat terhadap harganya. Meskipun harganya belum terungkap, namun Realme 3 Pro yang telah hadir lebih dulu di India mempunyai harga mulai dari Rp 2,8 juta sehingga kemungkinan besar harganya tidak akan berbeda jauh ketika meluncur resmi nanti di Indonesia.

Review Nokia 3310: Hanya Untuk Yang Dilanda Clbk

Di zaman ponsel cendekia (smartphone) yang kian murah, kehadiran feature phone gotong royong tak lagi menarik. Apalagi, bila feature phone itu hanya bisa beroperasi di jaringan 2G dan dibanderol relatif tinggi. Contohnya, ponsel yang harga ritel resminya dipatok Rp 649 ribu alias lebih mahal daripada ponsel Android 4G LTE termurah ini.

Realitanya, penulis alias HSW dan banyak orang lain tertarik memburu ponsel tersebut. Harga pasarnya pun melonjak signifikan hingga sempat menyentuh angka Rp 900 ribu. Tak wajar? Memang. Namun, itulah realita yang terjadi. Semua gara-gara Nokia 3310!

 ponsel yang harga ritel resminya dipatok Rp  Review Nokia 3310: Hanya untuk Yang Dilanda CLBK

Read more

Redmi Y3 Vs Redmi Note 7 – Mana Hp Ram 4Gb Terbaik?

 Xiaomi secara resmi telah meluncurkan smartphone kelas menengah terbarunya yang berjulukan R Redmi Y3 vs Redmi Note 7 – Mana HP RAM 4GB Terbaik?

Gadgetren – Xiaomi secara resmi telah meluncurkan smartphone kelas menengah terbarunya yang berjulukan Redmi Y3.

Smartphone yang satu ini mengunggulkan kamera depannya yang mempunyai resolusi besar. Sementara itu, Xiaomi juga telah membenamkan baterai dengan kapasitas besar pada perangkat yang satu ini.

Hal ini menciptakan sebagian orang merasa ingin tau mengenai perbandingan antara Redmi Y3 dan Redmi Note 7. Untuk itu, bagi Gagdeter yang ingin tau maka sanggup melihat informasinya sebagai berikut.

Perbandingan Redmi Y3 vs Redmi Note 7

Performa

Redmi Note 7 dibekali chipset Snapdragon 660 Octa-core yang lebih cepat dibandingkan Snapdragon 632 Octa-core yang dimiliki oleh Redmi Y3. Kedua smartphone ini sama – sama dibekali dengan pilihan RAM 3 GB atau 4 GB dan storage internal´┐Ż 32 GB atau 64 GB. Keduanya pun sanggup ditambahkan microSD jikalau merasa penyimpanan kurang luas.

Layar

Keduanya sama-sama mempunyai layar penuh dengan poni dot drop yang dilindungi beling anti gores Corning Gorilla Glass 5 dan berteknologi IPS. Bedanya. Redmi Y3 dilengkapi dengan layar 6,23 beresolusi HD+ sedangkan Redmi Note 7 dibekali dengan layar 6,3 inci beresolusi Full HD+.

Baterai

Kedua produk ini mempunyai baterai dengan kapasitas 4.000 mAh berteknologi Lithium Polymer. Hanya saja, @ performa yang lebih rendah menciptakan Redmi Y3 mempunyai daya tahan baterai yang lebih usang dibandingkan Redmi Note 7.

Kamera

Redmi Y3 mempunyai dua kamera belakang 12 MP + 2 MP dan kamera depan 32 MP. Sedangkan Redmi Note 7 mempunyai dua kamera belakang 48 MP + 5 MP dan kamera depan 13 MP. Terlihat Redmi Note 7 unggul pada kamera belakang dan Redmi Y3 unggul pada kamera depan.

Fitur Lainnya

Keduanya sama – sama dibekali dengan sensor fingerprint, Face Unlock, pinjaman dua kartu SIM, jaringan 4G-LTE, Bluetooth, port jack audio, port USB Type-C, dan sistem operasi Android 9 Pie.

Harga

Xiaomi Redmi Y3 ini dibanderol dengan harga mencapai Rp 2 juta untuk RAM 3 GB dan ROM 32 GB serta Rp 2,4 juta untuk RAM 4 GB dan ROM 64 GB. Sedangkan Redmi Note 7 dijual dengan harga mencapai Rp 2 juta untuk RAM 3 GB san ROM 32 GB serta Rp 2,6 juta untuk RAM 4 GB dan ROM 64 GB.

Kesimpulan

Dengan performa, spesifikasi hardware, resolusi layar, kamera belakang, dan harga maka Redmi Note 7 menjadi unggulannya. Namun apabila dilihat dari daya tahan baterai dan kamera depan maka Redmi Y3 sanggup menjadi pilihan.

Dikenalkan Di Thailand, Moto Z2 Play Niscaya Masuk Ke Indonesia

Motorola kemarin (5/7) resmi memperkenalkan Moto Z2 Play untuk daerah Asia Tenggara. Dalam program yang berlangsung di Bangkok, Thailand, itu Motorola juga merilis beberapa Moto Mods terbaru. Di antaranya, Moto GamePad, Moto TurboPower Pack, dan Moto Style Shell with Wireless Charging.

Augustin Becquet, Executive Director & General manager of ASEAN, Lenovo Mobile Business Group & Motorola Mobility, memastikan Moto Z2 Play akan dipasarkan ke Indonesia. Namun, ia belum bersedia membocorkan agenda detail dan harga ritel resmi ponsel itu.

 Dalam program yang berlangsung di Bangkok Dikenalkan di Thailand, Moto Z2 Play Pasti Masuk ke Indonesia

Read more

Samsung Masih Raja Smartphone Dunia Pada Q1 2019, Xiaomi Peringkat Berapa?

 perusahaan analisis yang berjulukan IDC gres saja merilis laporannya mengenai vendor smartph Samsung Masih Raja Smartphone Dunia Pada Q1 2019, Xiaomi Peringkat Berapa?

Gadgetren – Beberapa waktu lalu, perusahaan analisis yang berjulukan IDC gres saja merilis laporannya mengenai vendor smartphone yang masuk dalam 5 besar pada Q1 2019.

Berdasarkan laporan yang dirilis oleh IDC, terlihat bahwa Samsung masih menjadi raja smartphone pada ketika ini. Samsung berhasil mengapalkan 71,9 juta unit smartphone buatannya pada Q1 2019 sehingga berhasil mendapat pangsa pasar sebesar 23,1%.

Namun gotong royong Samsung sedikit mengalami penurunan dibandingkan dengan Q1 2018 yang berhasil mengapalkan 78,2 juta unit smartphone dengan market share yang mencapai 23,5%. IDC pun mengatakan bahwa Samsung mengalami penurunan pengapalan sampai 8,1%.

Selanjutnya, Huawei yang berada di peringkat kedua justru mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari Q1 2018 ke Q1 2019. Dalam data tersebut terlihat jikalau Huawei bisa mengapalkan 59,1 juta unit smartphone dan mendapat market share sebesar 19% pada Q1 2019.

Lebih tinggi dibandingkan dengan Q1 2019, dimana Huawei hanya berhasil mengapalkan 39,3 juta unit dengan market share 11,8%. IDC mencatat bahwa Huawei berhasil meningkatkan pengapalan sampai 50,3%.

 perusahaan analisis yang berjulukan IDC gres saja merilis laporannya mengenai vendor smartph Samsung Masih Raja Smartphone Dunia Pada Q1 2019, Xiaomi Peringkat Berapa?

Salah satu yang juga mengalami penurunan pengapalan merupakan Apple, dengan total penurunan sebanyak 30,2% dari Q1 2018 ke Q1 2019. Pada Q1 2019 ini, Apple hanya bisa mengapalkan 36,4 juta unit smartphone dengan market share global mencapai 11,7%.

Sementara pada Q1 2018, Apple justru bisa mengapalkan 52,2 juta unit dengan market share yang mencapai 15,7%. Hal ini menciptakan Apple harus turun ke posisi ketiga, sementara Huawei naik ke posisi kedua.

Sebagai yang popularitasnya menanjak di tahun 2018 silam, Xiaomi justru mengalami penurunan pengapalan sebanyak 10,2%. Pada Q1 2018 silam, Xiaomi bisa bermain elok dengan pengapalan 27,8 juta unit dan market share 8,4%.

Namun pada Q1 2019, Xiaomi hanya mengapalkan 25 juta unit dengan market share 8%. Meskipun ada penurunan penjualan, namun Xiaomi masih bisa mempertahankan posisinya di peringkat keempat.

Pada peringkat kelima Q1 2019 diisi oleh Vivo dan OPPO dengan nilai pengapalan dan market share yang tidak jauh berbeda. Walaupun berada di peringkat yang sama, namun Vivo berhasil melaksanakan pertumbuhan pengapalan kasatmata sampai 24%.

Hal ini terlihat dari keberhasilan Vivo yang sanggup melaksanakan pengapalan sampai 23,2 juta unit dengan market share 7,5% pada Q1 2019. Sebelumnya, Vivo hanya bisa melaksanakan pengapalan 18,7 juta unit saja dengan market share 5,6% pada Q1 2018.

Berbanding terbalik dari saudaranya, OPPO justru mengalami penurunan pengapalan mencapai 6%, dimana volume pengapalan pada Q1 2019 mencapai 23,1% dengan market share 7,4%. Padahal sebelumnya OPPO bisa mengapalkan 24,6 juta unit dengan market share 7,4% pada Q1 2018.

Terakhir, vendor lainnya yang tergabung menjadi satu dalam Other pun mengalami penurunan pengapalan sebanyak 21,5% dari pengapalan 91,9 juta unit dengan market share 27,6% pada Q1 2018 menjadi 72,1 juta unit dengan market share 23,2% pada Q1 2019.

Dari keseluruhan data tersebut sanggup terlihat jikalau Samsung bisa mempertahankan posisi puncak sampai Q1 2019 ini walaupun harus tetap waspada dengan Huawei yang mulai mengekor.

Menurut Gadgeter, apakah akan ada perusahaan smartphone lain yang bisa menggusur salah satu vendor yang berada di 5 besar ini? Atau justru peringkat akan tetap sama pada Q2 2019 mendatang?

[Sumber : Gizmochina]

Moto Z2 Play Vs Moto Z Play, Apakah Bedanya?

Lewat sebuah program yang dihelat di Bangkok, Thailand, pada 5 Juli lalu, Moto Z2 Play resmi diluncurkan untuk tempat Asia Tenggara. Dibandingkan Moto Z Play, Motorola mengklaim Moto Z2 Play lebih ramping, lebih ringan, dan mempunyai performa lebih cepat. Apa saja perbedaan di antara dua ponsel itu?

Lewat sebuah program yang dihelat di Bangkok Moto Z2 Play vs Moto Z Play, Apakah Bedanya?

Read more