Review Apple Iphone 7: Lebih Memuaskan Daripada Galaxy S8

Tanggal ini, sepuluh tahun lalu, iPhone generasi pertama mulai dipasarkan. Dengan memanfaatkan momen tersebut, hari ini HSW merampungkan review iPhone 7 kemudian mengunggahnya ke blog Ponselmu.

Kesimpulan HSW terhadap iPhone 7 sederhana saja. Dengan mengabaikan kemampuan dual SIM yang belum pernah tersedia di iPhone, gawai itu rupanya menarik. Kinerjanya pantas diberi acungan jempol. Performa keseluruhan iPhone 7 lebih memuaskan daripada Samsung Galaxy S8. Serius!

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

iPhone 7 dibekali layar IPS 4,7 inci retina HD 1.334 x 750 piksel. Tampilan layarnya sangat lezat dipandang mata. Berdimensi fisik 138,3 x 67,1 x 7,1 milimeter dan berat 138 gram, ponsel itu nyaman digenggam maupun dikantongi.

Di sisi kiri bodi terdapat tombol geser ke mode silent dan tombol volume. Sedangkan di sisi kanan, pengguna bakal menjumpai tombol power dan selot yang hanya sanggup menampung satu kartu nano SIM. Speaker dan konektor lightning ditempatkan di bab bawah.

Karena HSW berjari tangan besar, tingkat kesalahan ketik kala menggunakan ponsel berlayar sentuh kecil biasanya cukup tinggi. Hal serupa tidak terjadi di iPhone 7. Papan ketik virtual bawaan ponsel itu seolah bisa menebak maksud HSW.

Kamera utama iPhone 7 dibekali fokus otomatis, lampu kilat, dan lensa dengan bukaan f/1,8. Ia sanggup menghasilkan foto beresolusi 12 megapiksel dan klip video 4K UHD. Hasil kameranya sangat layak disebut bagus. Terang dan natural. Detail objek yang dijepret bisa diabadikan dengan baik.

Sementara itu, kamera depan ponsel siap memproduksi foto beresolusi tujuh megapiksel. Walaupun tanpa fokus otomatis dan lampu kilat, realitanya ketika berswafoto (selfie) pengguna bisa meminta suplemen pencahayaan. Tekan saja ikon lampu kilat. Kala tombol penjepret alias shutter ditekan, layar iPhone 7 bakal memancarkan cahaya kolam lampu kilat. Kamera depan iPhone 7 siap pula menghasilkan klip video beresolusi full HD 1080p.

Prosesor empat inti (quad core) Apple A10 Fusion 2,34 GHz, Wi-Fi, bluetooth, GPS, dan sensor sidik jari merupakan sebagian spesifikasi lain iPhone 7. Ponsel bersistem operasi iOS 10.3.2 itu juga mendukung fungsi 3D Touch. Hanya dengan menekan layar di ikon atau notifikasi tertentu, pengguna bisa mengintip pesan dan mengakses suatu fitur secara cepat.

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

Berinteraksi dengan air tawar bukanlah hal tabu bagi iPhone 7 alasannya yaitu ia mengantongi rating IP67. Gawai itu ditawarkan dalam tiga varian kapasitas memori: 32 GB, 128 GB, dan 256 GB. HSW menggunakan varian terkecil. Saat ponsel usai diaktivasi, sisa memori internal tercatat 27,35 GB.

Bagi HSW yang cuma pernah me-review iPhone generasi pertama, loncat merasakan iPhone 4, dan kini lompat ke iPhone 7, harus diakui iPhone 7 secara umum memuaskan. Enak dipandang, gegas, dan berkamera bagus. Daya tahan baterainya pun melebihi ekspektasi. Maksudnya?

Begini. Baterai tanam di iPhone 7 berkapasitas 1.960 mAh saja sehingga awalnya HSW merasa perlu membawa charger atau power bank. “Sore hari paling-paling telah kehabisan daya,” pikir HSW.

Kenyataannya tidak menyerupai itu. Dengan sikap pemakaian ala HSW, baterai iPhone 7 ternyata sanggup bertahan sampai 16 jam. Kalau diadu dengan ponsel bakir yang sama-sama mahal dan flagship, iPhone 7 sukses mengalahkan Samsung Galaxy S8. Di tangan HSW, baterai Galaxy S8 hanya bisa bertahan paling usang 12 jam.

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

Betapa pun, alasannya yaitu lebih sering menggunakan ponsel Android dan sangat jarang menggunakan peranti iOS, HSW harus mengikuti keadaan kala menggunakan iPhone 7 sebagai ponsel utama. HSW juga mesti mendapatkan empat hal yang selama ini sanggup dinikmati di ponsel Android.

Pertama, ketika papan ketik alias keyboard virtual ditekan, iPhone 7 tidak menawarkan sensasi getaran. Padahal, buat HSW, ponsel yang bergetar menciptakan kegiatan mengetik terasa lebih nyata.

Kedua, tidak tersedia tombol back di bab bawah layar ponsel. Ini sebetulnya problem kebiasaan sih. Ketiga, tak bisa berkirim file ke ponsel lain via bluetooth. Keempat, hanya single SIM. Seandainya kelak muncul iPhone dual SIM, amat mungkin HSW akan lebih bersahabat dengan gawai berlogo apel kroak itu.

Bundel dengan Smartfren

Bila biasanya Apple bermitra dengan Telkomsel, kali ini kondisinya berbeda. Apple menunjuk Smartfren sebagai kawan langsung pemasaran iPhone 7 dan iPhone 7 Plus di Indonesia. Di mata pengguna awam, hal itu memunculkan banyak pertanyaan. Kesimpulan yang salah kaprah pun bertebaran.

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

Apakah iPhone 7 merupakan iPhone CDMA? Jawabannya, bukan! iPhone 7 mendukung layanan 4G LTE dan Smartfren merupakan salah satu penyedia layanan tersebut di Indonesia. Ketika membicarakan 4G LTE, tak ada lagi dikotomi operator GSM dan CDMA.

Saat kartu Smartfren diselipkan ke iPhone 7, pengguna bisa berinternet via layanan 4G LTE Smartfren. Aktivitas bertelepon juga leluasa dilakukan alasannya yaitu ponsel itu telah mendukung native VoLTE.

Kartu perdana GSM dan GSM+ Smartfren katanya lancar digunakan di iPhone 7. Jadi, kini Smartfren resmi menjadi operator GSM ya? Kartu perdana GSM dan GSM+ memang sanggup berjalan dengan baik di iPhone 7. HSW telah membuktikannya. Kartu usang Smartfren yang HSW miliki juga bisa digunakan di iPhone 7 kok.

Namun, jangan lantas menyimpulkan Smartfren telah menjelma operator GSM. Kata GSM ala Smartfren merupakan kependekan dari Gaya Semau-Mu, bukan Global System for Mobile Communication ala Telkomsel, XL Axiata, atau Indosat Ooredoo.

Menurut HSW, Smartfren sengaja menamakan kartu perdananya GSM dan GSM+ sebagai bab dari taktik komunikasi pemasaran. Mereka ingin mempertegas bila kartu Smartfren sanggup digunakan di ponsel GSM yang mendukung 4G LTE di frekuensi 850 atau 2300 MHz.

Bisakah iPhone 7 menggunakan nomor selain Smartfren? Tentu bisa. Walaupun demikian, harga terbaik (baca: termurah) iPhone 7 hanya akan diperoleh jikalau peminat membelinya secara bundling dengan layanan Smartfren.

Sekadar ilustrasi, ketika ini harga ritel resmi iPhone 7 yang HSW uji pakai dipatok Rp 11,999 juta. Kalau konsumen membelinya bersama paket layanan yang dinamakan iPlan, iPhone 7 tersebut cukup ditebus Rp 7,499 juta. Skema rincinya terlalu panjang bila dibahas di goresan pena ini. Silakan mengintipnya di sini.

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

Kalau artikel sederhana ini ternyata dibaca oleh petinggi Smartfren dan Apple, HSW menitipkan dua usulan. Pertama, dalam pantauan HSW, jalur layanan purna jual unit iPhone yang dipasarkan Smartfren berujung di (sengaja disamarkan) *B*x. Reputasi perusahaan itu dalam melayani klaim garansi dikenal menguji kesabaran konsumen.

Alangkah indahnya bila Apple menyediakan jalur yang memungkinkan Smartfren berurusan langsung dengan, misalnya, sentra perbaikan resmi di Singapura. Mekanisme detailnya tinggal diatur lebih lanjut.

Asal tahu, selama ini proses klaim garansi di Singapura jauh lebih cepat daripada bila melewati “pintu” yang daftar alamatnya tertera di kartu garansi. Sekian hari terasa berbeda banget dengan sekian minggu, bahkan sekian bulan, bukan?

Kedua, jikalau dicermati, pangsa pasar ponsel dual SIM terus meningkat. Wahai Anda yang berada di Cupertino, apakah Anda tak berencana menghadirkan iPhone dual SIM? Bila hal itu terwujud, minimal iPhone mempunyai satu penggemar baru. Saya eh.. HSW!

***

Inilah foto-foto yang dijepret menggunakan mode otomatis di iPhone 7. Olah digital yang dilakukan hanya resize foto dan kompresi ukuran file.

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

Foto lalat di atas coba di-crop. Beginilah hasilnya.

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

Seperti biasa, diakhiri dengan swafoto menggunakan kamera depan.

 iPhone generasi pertama mulai dipasarkan Review Apple iPhone 7: Lebih Memuaskan daripada Galaxy S8

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)