Review Lg Q6: Modal Tampang Doang

LG Q6 dipersepsikan sebagai versi murah LG G6. Spesifikasinya tidak setinggi G6, tetapi sama-sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio 18:9. Usai mencobanya, penulis alias HSW menyimpulkan Q6 ialah ponsel modal tampang doang. Mencoret Q6 kemudian membeli ponsel lain merupakan langkah yang lebih bijak. Mengapa begitu?

Harus diakui bila layar menjadi nilai jual utama Q6. Layar IPS 5,5 inci beresolusi full HD+ 2.160 x 1.080 piksel di ponsel itu pantas diberi acungan dua jempol. Tampilan layarnya tergolong tajam dan cemerlang. Dipadu bingkai yang tipis, menggenggam Q6 dengan bentang layar 5,5 inci serasa memegang ponsel berlayar lima inci. Sangat nyaman.

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

Di sisi kiri ponsel terdapat tombol volume, selot kartu SIM, dan selot microSD. Berbeda dengan kebanyakan ponsel dual SIM keluaran terkini, Q6 bukan mengadopsi sistem hybrid alias 3-pilih-2. Dua keping nano SIM dan satu kartu microSD sanggup dipasangkan bersamaan.

Sepasang nomor yang diselipkan bisa siaga bersamaan. Pengguna bebas menentukan akan berinternet menggunakan nomor di selot kartu SIM pertama atau kedua. Nomor mana pun yang dipilih pengguna bakal leluasa masuk ke jaringan 4G LTE. Sedangkan satu nomor lainnya masih sanggup menduduki jaringan 3G.

Selama menguji pakai Q6, HSW sukses menikmati layanan 4G LTE Telkomsel, Indosat, XL, dan Smartfren. HSW tak pernah coba memadukan ponsel itu dengan layanan 4G LTE Tri. Hal yang diluar dugaan, Q6 ternyata mendukung native VoLTE Smartfren. Aktivitas bertelepon dan ber-SMS di jaringan 4G LTE Smartfren lancar dilakukan tanpa perlu menginstalasikan aplikasi tambahan.

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

Sampai pada titik ini, berdasarkan HSW, habis sudah daya tarik Q6. Berikutnya yang silih berganti muncul justru bermacam-macam poin minus. Misalnya, ponsel berdimensi fisik 142,5 x 69,3 x 8,1 milimeter dan berat 149 gram itu tidak dibekali pemindai/sensor sidik jari. Fitur Knock Code khas LG pun tak tersedia.

Untuk pengguna yang memedulikan keamanan, LG sebetulnya mengatakan fitur face unlock alias face recognition. Sodorkan wajah ke ponsel, layar ponsel yang sedang padam dan terkunci akan segera terbuka dan aktif.

Teorinya tampak canggih dan praktis, realitanya tidak demikian. Tingkat kegagalan fitur face unlock tergolong tinggi. Jangankan di lokasi remang-remang, di ruangan yang relatif terperinci pun pengunci ponsel seringkali gagal dibuka. Alhasil, selama menggunakan Q6, HSW terpaksa kembali ke cara konvensional khas ponsel LG. Ketuk permukaan layar dua kali untuk mengaktifkan layar, ketuk lagi dua kali untuk memadamkan layar.

Saatnya membahas kamera. Kamera utama Q6 siap menghasilkan foto beresolusi maksimal 13 megapiksel dan klip video full HD 1080p. Sama dengan G6, kamera berfokus otomatis dan lampu kilat itu dilengkapi mode square. Berbekal mode square, pengguna bisa membuat foto kreatif berbentuk bujur sangkar.

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

Beralih ke kamera depan. Kemampuan maksimalnya memproduksi foto beresolusi lima megapiksel dan klip video full HD 1080p. Walaupun hanya dibekali satu lensa, tersedia dua mode swafoto: normal dan wide.

Menurut HSW, kinerja kamera Q6 secara umum tergolong kurang memuaskan. Di lokasi yang terperinci benderang pun kemampuannya mereproduksi warna cukup sering meleset. Kala digunakan memotret jarak bersahabat atau di lokasi yang temaram, foto yang dihasilkan tak mengesankan.

Prosesor delapan inti (octa core) Qualcomm Snapdragon 435 MSM8940 1,4 GHz, Wi-Fi, bluetooth, GPS, RAM 3 GB, dan ROM 32 GB ialah sebagian spesifikasi lain Q6. Tidak tersedia NFC. Ketika ponsel Android 7.1.1 Nougat itu kali pertama diaktifkan, sisa memori internalnya tercatat 22,24 GB.

Rangka bodi Q6 terbuat dari aluminium seri 7000 yang biasanya digunakan di industri pesawat terbang. LG menyebutkan ponsel itu mengantongi akta MIL-STD 810G. Hal tersebut bermakna Q6 dianggap memenuhi standar ketahanan ala militer AS.

Sumber daya ponsel berasal dari baterai tanam berkapasitas 3.000 mAh. Dengan sikap pemakaian ala HSW, baterai bawaan Q6 rata-rata bertahan sepuluh jam. Selama rentang waktu tersebut, ponsel sama sekali tidak digunakan untuk bermain game. HSW hanya menggunakan Q6 untuk bertelepon, email, browsing ringan, WhatsApp, dan menjalankan aplikasi transportasi daring (online). HSW sesekali juga mengakses Twitter, Facebook, dan Instagram.

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

Apakah Q6 selalu gegas dalam pemakaian sehari-hari? Tidak! Ponsel berkali-kali terasa tersendat alias nge-lag. Kondisi itu terus terperinci agak mengejutkan HSW. Sebab, Xiaomi Redmi 4X yang dibekali prosesor dan konfigurasi memori sama tak mengalami hal serupa.

Saat ini harga ritel resmi Q6 dipatok Rp 3,199 juta. Paket penjualan termasuk jelly case merek Voia yang presisi dengan lekukan dan lubang di bodi ponsel. Seperti yang telah HSW tuliskan di serpihan awal ulasan ini, mencoret Q6 kemudian membeli ponsel lain merupakan langkah bijak.

Dana untuk membeli Q6 lebih baik dibelanjakan Xiaomi Mi A1 atau Motorola Moto G5s Plus. Kalau membutuhkan ponsel dengan baterai yang tahan lama, Asus Zenfone Max 4 Pro boleh dipinang.

Umpama Anda cuma mau membeli ponsel LG dan kebetulan mempunyai anggaran ekstra, lebih baik membeli LG G5 SE deh. Harga ritel ponsel itu sebetulnya Rp 3,999 juta, tetapi harga pasarnya ratusan ribu rupiah lebih rendah.

Sementara itu, seandainya Anda tetap ngotot membungkus satu unit Q6, HSW tak bisa melarangnya. Lha yang mempunyai uang Anda kok. Inilah rangkuman tujuh alasan membeli Q6.

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

Oh ya, kini di pasar juga tersedia LG Q6 Plus. Harganya Rp 3,699 juta. Dibandingkan Q6, Q6 Plus dibekali kombinasi memori yang lebih besar. RAM-nya 4 GB, sedangkan ROM 64 GB. Spesifikasi lainnya identik.

***

Inilah pola hasil jepretan kamera LG Q6. Seluruhnya dijepret tanpa mengaktifkan lampu kilat. Olah digital yang dilakukan hanya resize foto dan kompresi ukuran file.

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

Dua foto berikut dijepret menggunakan kamera depan. Satu mode normal, satu lagi mode wide.

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio  Review LG Q6: Modal Tampang Doang

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)