Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI. Di kala banyak pengguna menyukai MIUI, alasannya banyak sekali alasan sekelompok pengguna ponsel justru menghindarinya. Mereka mengaku tertarik menjajal ponsel Xiaomi, tetapi enggan bersentuhan dengan MIUI.

Xiaomi Mi A1 menjadi jawaban. Ponsel yang termasuk seri Android One itu tidak mengadopsi MIUI, melainkan menggunakan stock Android. Jadi, bagi para penolak MIUI, tak ada alasan lagi untuk tidak membeli ponsel Xiaomi deh. Apalagi, mengacu kepada hasil uji pakai yang dilakukan penulis alias HSW, secara umum Mi A1 pantas disebut sangat memuaskan di kelasnya.

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Sebagai ponsel dengan stock Android atau sering HSW juluki Android polosan, aplikasi bawaan Mi A1 minim bloatware. Hanya ada sederet aplikasi standar Google. Tak usang usai dinyalakan, ponsel akan menawari pengguna mengunduh aplikasi Mi Remote.

Tawaran tersebut sebaiknya tidak ditolak. Sebab, dalam acara sehari-hari Mi Remote terbukti bermanfaat. Dipadu dengan inframerah di sisi atas bodi ponsel, aplikasi itu bakal berfungsi sebagai pengendali jarak jauh nirkabel (remote control). Aneka merek televisi, misalnya, sanggup dikontrol eksklusif via Mi A1.

Kamera utama berlensa ganda menjadi fitur unggulan Mi A1. Xiaomi menyebutnya flagship dual camera. Pasalnya, kamera Mi A1 mengadopsi kamera Mi 6 yang termasuk jajaran ponsel flagship. Kamera itu terdiri atas lensa normal (Xiaomi menyebutnya lensa wide) 26 milimeter dengan bukaan f/2,2 dan lensa tele 50 mm f/2,6. Dengan konfigurasi tersebut, tak salah jikalau Xiaomi mengklaim kamera Mi A1 dibekali kemampuan 2x optical zoom.

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Kamera ganda di potongan belakang ponsel itu bisa menghasilkan foto beresolusi maksimal 12 megapiksel. Kalau difungsikan sebagai perekam video, kamera utama Mi A1 siap memproduksi klip video beresolusi 4K alias 3.840 x 2.160 piksel.

Tersedianya mode portrait mempermudah pengguna membuat pengaruh bokeh. Objek utama pemotretan terlihat tajam, sedangkan latar belakangnya tampak kabur nan artistik. Mode portrait idealnya digunakan untuk memotret manusia. Meskipun demikian, mode itu bisa pula digunakan mengabadikan benda mati.

Ada pula pilihan mode manual. Beberapa parameter pemotretan, antara lain, white balance, kecepatan rana, dan ISO sanggup diubah secara manual. Pengguna sanggup mengatur kecepatan rana alias shutter speed alias exposure time selama minimal 1/1.000 detik dan maksimal 1/15 detik. Sedangkan ISO mulai 100 hingga 3200.

Beralih ke kamera depan. Kamera tanpa fokus otomatis maupun lampu kilat itu sanggup menghasilkan foto beresolusi hingga lima megapiksel. Klip video yang bisa direkamnya maksimal beresolusi full HD 1080p.

Menurut HSW, secara umum performa kamera utama Mi A1 pantas disebut bagus. Efek bokeh yang dihasilkan tergolong natural, meskipun tak bisa dipungkiri sesekali tampak kurang akurat. Bagian yang seharusnya ikut di-blur ternyata masih tajam atau sebaliknya.

Kinerja yang bertolak belakang terjadi dengan kamera depan. Kala digunakan berswafoto di luar ruangan dengan pencahayaan sangat ideal, foto yang dihasilkan memang cukup bagus. Namun, ketika digunakan memotret di dalam ruangan, kualitas foto yang diproduksi kamera depan Mi A1 merosot signifikan. Padahal, cahaya lampu di lokasi pemotretan sebetulnya memadai.

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Layar IPS 5,5 inci beresolusi full HD 1.920 x 1.080 piksel dengan Corning Gorilla Glass 3 dan prosesor delapan inti (octa core) Qualcomm Snapdragon 625 MSM8953 2 GHz merupakan sebagian spesifikasi lain Mi A1. Ada pula Wi-Fi, bluetooth, GPS, Miracast, dan penyaring panggilan telepon masuk. Ponsel yang mendukung USB On-the-Go (USB OTG) itu menggunakan konektor charger USB tipe C.

Kombinasi RAM 4 GB dengan ROM 64 GB membuat kapasitas memori Mi A1 pantas disebut tidak mengecewakan lapang. Saat ponsel gres diaktifkan untuk kali pertama, sisa memori internal mencapai 50 GB. Kurang besar? Selipkan saja kartu microSD ke selot yang tersedia.

Asal tahu, selot kartu di Mi A1 menganut prinsip 3-pilih-2. Mustahil memasangkan dua kartu nano SIM dan satu kartu microSD secara bersamaan. Pengguna wajib menentukan akan menyelipkan sepasang nano SIM atau satu nano SIM plus satu kartu microSD.

Bila pengguna menyelipkan dua nano SIM, keduanya bakal siaga bersamaan. Nomor yang digunakan berinternet, tak peduli berada di selot SIM1 atau SIM2, leluasa berkelana ke jaringan 4G LTE, 3G, maupun 2G. Sedangkan satu nomor lainnya bebas berpindah-pindah ke jaringan 3G dan 2G.

Selama menguji pakai Mi A1, HSW pernah menggunakan ponsel itu untuk menikmati layanan 4G LTE Telkomsel, XL, Indosat, dan Smartfren. Khusus Smartfren, pengguna perlu membuat profil koneksi gres secara manual biar bisa mengakses layanan internet. Ketikkan smartfren4g di baris APN, kemudian smartfren di baris username dan password. Itu saja.

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

HSW menilai ponsel berdimensi fisik 155,4 x 75,8 x 7,3 mm dan berat 165 gram itu secara umum memuaskan. Enak dipandang (sepintas seolah-olah iPhone 7 Plus ha� ha� ha�), nyaman digenggam, dan gegas dalam operasional harian.

Dengan sikap pemakaian ala HSW, baterai tanam 3.080 mAh Mi A1 rata-rata bisa memasok daya selama 14 jam. Mi A1 belum mendukung standar pengisian daya Qualcomm Quick Charge 2.0 atau 3.0, tetapi masih sanggup mendapatkan masukan daya hingga dua Ampere.

Keluhan HSW terhadap ponsel itu hanya dua. Pertama, tidak tersedia gesture atau tombol virtual untuk memadamkan sekaligus mengunci layar tanpa menekan tombol power. Kedua, di mode portrait, kamera Mi A1 tidak mengecewakan berani bermain ISO tinggi. Untunglah foto yang dihasilkan tak hingga terlihat kasar.

Peduli dengan pembaruan versi sistem operasi? Sekarang Mi A1 menggunakan sistem operasi Android 7.1.2 Nougat. Google memastikan tahun ini Mi A1 akan memperoleh pembaruan ke Android O. Kelak, bila Android P telah dirilis, Mi A1 bakal menjadi formasi ponsel pertama yang sanggup menikmatinya.

Ketika ulasan ini HSW ketikkan, Mi A1 telah beredar resmi di Indonesia dalam dua pilihan warna: hitam dan emas. Percayalah, hitam lebih bagus. Harga ritel resminya dipatok Rp 3,099 juta.

Antusiasme konsumen yang amat tinggi membuat persediaan Mi A1 di gerai penjualan resmi, baik Authorized Mi Store maupun Erafone, cepat habis. Penjualan cepat secara daring (online) yang telah dua kali digelar di Lazada, 2 Oktober 2017 dan 10 Oktober 2017, senada seirama. Dalam tempo singkat seluruh stok ludes tak bersisa.

Semata-mata alasannya prosedur pasar, toko-toko ponsel yang memiliki stok Mi A1 tanpa ragu memperlihatkan ponsel itu lebih mahal. Mi A1 hitam dijual Rp 3,25 juta hingga Rp 3,3 juta, sedangkan Mi A1 emas lebih murah Rp 50 ribu.

Jadi, jikalau naskah review ini HSW beri judul “Diminati Konsumen, Dicintai Penjual”, Anda sekarang sudah paham maksudnya, bukan?

***

Inilah pola foto yang dihasilkan kamera Mi A1. Semua dijepret menggunakan mode otomatis dan tanpa mengaktifkan lampu kilat, kecuali disebutkan khusus. Olah digital yang dilakukan hanya resize foto dan kompresi ukuran file.

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Seperti apa perbedaan area tangkapan lensa normal dan lensa tele di Mi A1? Ini contohnya.

Dimulai dengan memotret objek menggunakan lensa normal. Mungkin untuk mempermudah komunikasi kepada konsumen, Xiaomi menyebutnya lensa wide.

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Tanpa mengubah posisi berdiri, objek yang sama sekarang dijepret HSW menggunakan lensa tele.

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Sekarang saatnya menjajal mode portrait.

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Satu foto di bawah ini dijepret menggunakan kamera depan.

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)