Samsung Masih Raja Smartphone Dunia Pada Q1 2019, Xiaomi Peringkat Berapa?

 perusahaan analisis yang berjulukan IDC gres saja merilis laporannya mengenai vendor smartph Samsung Masih Raja Smartphone Dunia Pada Q1 2019, Xiaomi Peringkat Berapa?

Gadgetren – Beberapa waktu lalu, perusahaan analisis yang berjulukan IDC gres saja merilis laporannya mengenai vendor smartphone yang masuk dalam 5 besar pada Q1 2019.

Berdasarkan laporan yang dirilis oleh IDC, terlihat bahwa Samsung masih menjadi raja smartphone pada ketika ini. Samsung berhasil mengapalkan 71,9 juta unit smartphone buatannya pada Q1 2019 sehingga berhasil mendapat pangsa pasar sebesar 23,1%.

Namun gotong royong Samsung sedikit mengalami penurunan dibandingkan dengan Q1 2018 yang berhasil mengapalkan 78,2 juta unit smartphone dengan market share yang mencapai 23,5%. IDC pun mengatakan bahwa Samsung mengalami penurunan pengapalan sampai 8,1%.

Selanjutnya, Huawei yang berada di peringkat kedua justru mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari Q1 2018 ke Q1 2019. Dalam data tersebut terlihat jikalau Huawei bisa mengapalkan 59,1 juta unit smartphone dan mendapat market share sebesar 19% pada Q1 2019.

Lebih tinggi dibandingkan dengan Q1 2019, dimana Huawei hanya berhasil mengapalkan 39,3 juta unit dengan market share 11,8%. IDC mencatat bahwa Huawei berhasil meningkatkan pengapalan sampai 50,3%.

 perusahaan analisis yang berjulukan IDC gres saja merilis laporannya mengenai vendor smartph Samsung Masih Raja Smartphone Dunia Pada Q1 2019, Xiaomi Peringkat Berapa?

Salah satu yang juga mengalami penurunan pengapalan merupakan Apple, dengan total penurunan sebanyak 30,2% dari Q1 2018 ke Q1 2019. Pada Q1 2019 ini, Apple hanya bisa mengapalkan 36,4 juta unit smartphone dengan market share global mencapai 11,7%.

Sementara pada Q1 2018, Apple justru bisa mengapalkan 52,2 juta unit dengan market share yang mencapai 15,7%. Hal ini menciptakan Apple harus turun ke posisi ketiga, sementara Huawei naik ke posisi kedua.

Sebagai yang popularitasnya menanjak di tahun 2018 silam, Xiaomi justru mengalami penurunan pengapalan sebanyak 10,2%. Pada Q1 2018 silam, Xiaomi bisa bermain elok dengan pengapalan 27,8 juta unit dan market share 8,4%.

Namun pada Q1 2019, Xiaomi hanya mengapalkan 25 juta unit dengan market share 8%. Meskipun ada penurunan penjualan, namun Xiaomi masih bisa mempertahankan posisinya di peringkat keempat.

Pada peringkat kelima Q1 2019 diisi oleh Vivo dan OPPO dengan nilai pengapalan dan market share yang tidak jauh berbeda. Walaupun berada di peringkat yang sama, namun Vivo berhasil melaksanakan pertumbuhan pengapalan kasatmata sampai 24%.

Hal ini terlihat dari keberhasilan Vivo yang sanggup melaksanakan pengapalan sampai 23,2 juta unit dengan market share 7,5% pada Q1 2019. Sebelumnya, Vivo hanya bisa melaksanakan pengapalan 18,7 juta unit saja dengan market share 5,6% pada Q1 2018.

Berbanding terbalik dari saudaranya, OPPO justru mengalami penurunan pengapalan mencapai 6%, dimana volume pengapalan pada Q1 2019 mencapai 23,1% dengan market share 7,4%. Padahal sebelumnya OPPO bisa mengapalkan 24,6 juta unit dengan market share 7,4% pada Q1 2018.

Terakhir, vendor lainnya yang tergabung menjadi satu dalam Other pun mengalami penurunan pengapalan sebanyak 21,5% dari pengapalan 91,9 juta unit dengan market share 27,6% pada Q1 2018 menjadi 72,1 juta unit dengan market share 23,2% pada Q1 2019.

Dari keseluruhan data tersebut sanggup terlihat jikalau Samsung bisa mempertahankan posisi puncak sampai Q1 2019 ini walaupun harus tetap waspada dengan Huawei yang mulai mengekor.

Menurut Gadgeter, apakah akan ada perusahaan smartphone lain yang bisa menggusur salah satu vendor yang berada di 5 besar ini? Atau justru peringkat akan tetap sama pada Q2 2019 mendatang?

[Sumber : Gizmochina]

Infinix Rilis Hot 7 Pro Di Indonesia, Andalkan Ram 6 Gb Dan Baterai 4000 Mah

 Infinix secara resmi telah meluncurkan smartphone kelas menengah terbarunya di Indonesia  Infinix Rilis Hot 7 Pro di Indonesia, Andalkan RAM 6 GB dan Baterai 4000 mAh

Gadgetren – Infinix secara resmi telah meluncurkan smartphone kelas menengah terbarunya di Indonesia yang berjulukan Infinix Hot 7 Pro.

Mengikuti desain iPhone, bab depan dari Infinix Hot 7 Pro ini mempunyai layar penuh dengan poni di bab atasnya. Sementara layarnya mempunyai lebar 6,2 inci dengan resolusi HD+ (1440 x 720 piksel), berteknologi IPS, dan beraspek rasio 18:9.

Hadirnya teknologi IPS memungkinkan penggunanya masih sanggup melihat konten dalam layar sampai sudut kemiringan 178 derajat. Sementara poni di atas layarnya menampung kamera depan, lubang suara, sampai sensor.

Infinix Hot 7 Pro mempunyai empat kamera sekaligus yang merupakan kombinasi dari 2 kamera belakang dan 2 kamera depan. Untuk dua kamera depannya mempunyai resolusi 13 MP dan 2 MP ditambah LED Flash untuk mengakomodasi foto selfie dan video call.

Sementara dua kamera belakangnya mempunyai kombinasi kamera primer 13 MP dan kamera sekunder 2 MP yang sanggup menghasilkan foto bokeh (background blur) secara instan dan mudah.

 Infinix secara resmi telah meluncurkan smartphone kelas menengah terbarunya di Indonesia  Infinix Rilis Hot 7 Pro di Indonesia, Andalkan RAM 6 GB dan Baterai 4000 mAh

Beralih ke sektor hardware, Infinix Hot 7 Pro memakai chipset MediaTek Helio P22 Octa-core yang bertenaga dan irit daya baterai berkat teknologi proses 12nm. Tak hanya itu, RAM 6 GB dan storage internal 64 GB pun turut mendampingi kemampuan chipset tersebut.

Penggunanya pun masih sanggup menambahkan microSD apabila penyimpanan internalnya dirasa kurang lega. Infinix juga membenamkan baterai berkapasitas 4.000 mAh pada smartphone yang satu ini dengan daya tahannya diklaim cukup usang berkat adanya AI Smart Power.

Fitur Fast Charging 10W pun telah hadir menemani pengisian daya baterainya biar menjadi lebih cepat. XOS 5 berbasiskan sistem operasi Android 9 Pie sudah tersemat eksklusif di dalam Infinix Hot 7 Pro.

Perangkat ini juga dibekali dengan sensor fingerprint di bab belakangnya biar memudahkan penggunanya dalam membuka kunci hanya memakai sidik jari. Sementara fitur Face Unlock pun telah hadir pada Infinix Hot 7 Pro yang memungkinkan penggunanya membuka kunci layar dengan wajah.

Tak ketinggalan, sumbangan dua kartu SIM, jaringan 4G-LTE, WiFi, Bluetooth, port microUSB, dan port jack audio 3,5mm telah hadir di dalamnya. Untuk harganya, Infinix Hot 7 Pro ini dibandrol seharga Rp 1.899.000 untuk pasar Indonesia .

Pihak Infinix nantinya akan melaksanakan penjualan smartphone ini secara flash sale pada tanggal 7 Mei 2019 pukul 09.00 WIB. Bagi pembeli yang melaksanakan pemesanan secara flash sale akan mendapat diskon Rp 200.000.

Cuma Rp 1,3 Juta! Infinix Smart 3 Plus Dirilis Di Indonesia Dengan 3 Kamera Utama

 Infinix juga meluncurkan smartphone lainnya dengan harga lebih murah di Indonesia yang be Cuma Rp 1,3 Juta! Infinix Smart 3 Plus Dirilis di Indonesia dengan 3 Kamera Utama

Gadgetren – Bersamaan dengan Hot 7 Pro, Infinix juga meluncurkan smartphone lainnya dengan harga lebih murah di Indonesia yang berjulukan Infinix Smart 3 Plus.

Sekilas, smartphone yang satu ini mengandalkan tiga kamera utama yang mempunyai konfigurasi 13 MP (apertur f/1.8), kamera sekunder 2 MP, dan kamera QVGA yang bisa menghasilkan foto dengan baik.

Mengikuti tren dikala ini, Infinix Smart 3 Plus mengusung layar 6,2 inci dengan resolusi HD+ (1520 x 720 piksel), berteknologi IPS, dan beraspek rasio 19:9 yang memenuhi potongan depan lengkap dengan poni berbentuk waterdrop di potongan atasnya.

Selain mengurangi sebagian bezel atas layarnya, poni ini juga dipakai untuk menyematkan kamera depan beresolusi 8 MP. Sementara fitur Face Unlock juga telah dihadirkan pada Infinix Smart 3 Plus sehingga memungkinkan pembukaan kunci layar memakai wajah.

Meskipun sudah bisa memakai Face Unlock, namun Infinix tetap menyematkan sensor fingerprint di potongan belakangnya. Kita ketahui bersama bahwa sensor ini masih diminati banyak orang sebab sanggup membuka kunci dengan cepat dari kondisi stand by.

Untuk dapur pacunya, Infinix mempercayakan chipset MediaTek Helio A22 Quad-core 2 GHz. Bisa dibilang chipset ini sudah cukup bertenaga untuk perangkat di kategori entry-level. RAM 2 GB dan storage internal 32 GB pun dipercaya untuk mengimbangi kecepatan chipset ini.

Baterai berkapasitas 3.500 mAh dibenamkan oleh Infinix untuk menjadi sumber energi kehidupan dari Infinix Smart 3 Plus. Berkat AI Smart Power, pihak Infinix mengklaim bahwa baterainya mempunyai daya tahan yang usang dalam pemakaian normal.

Fitur pengisian daya cepat 10W pun telah hadir di dalamnya. Hampir seakan-akan dengan Infinix Hot 7 Pro, smartphone ini sudah pribadi disematkan XOS 5 berbasiskan sistem operasi Android 9 Pie yang dikala ini sudah umum dipakai oleh smartphone keluaran terbaru.

Infinix juga telah menghadirkan pemberian dua kartu SIM, jaringan 4G-LTE, WiFi, Bluetooth, FM Radio, port microUSB 2.0, dan port jack audio 3,5mm dalam Infinix Smart 3 Plus. Produk ini akan dijual perdana secara flash sale di Lazada pada 7 Mei 2019 pukul 09.00 WIB dengan harga Rp 1.299.000. Bagi Gadgeter yang membelinya secara flash sale akan mendapat diskon Rp 100.000.

Selain Smartphone, Mediatek Punya Chipset Untuk Perangkat Smart Home

 MediaTek gres saja mengadakan program gathering bersama media di Jakarta pada tanggal  Selain Smartphone, MediaTek Punya Chipset Untuk Perangkat Smart Home

Gadgetren – MediaTek gres saja mengadakan program gathering bersama media di Jakarta pada tanggal 2 April 2019. Dalam program ini MediaTek membahas mengenai bermacam-macam chipset yang telah dikembangkannya selama ini.

Acara diawali sesi pembuka yang diisi oleh Joyce Hsiung selaku Director, Global Marcom for SEA MediaTek. Dirinya menyampaikan bahwa MediaTek telah menginvestasikan dana sebesar US$ 1,9 miliar atau sekitar Rp 27,12 triliun untuk Riset dan Pengembangan.

Tentu saja banyak pengembangan yang telah dilakukan oleh MediaTek mulai dari kecerdasan buatan, Deep Learning, sampai teknologi jaringan 5G. Hal ini menciptakan MediaTek Group berhasil meraup pendapatan sebesar US$ 7,9 miliar atau sekitar Rp 112,75 triliun sepanjang tahun 2018.

Sementara itu, Joyce Hsiung pun menyampaikan bahwa MediaTek unggul dalam menyediakan chipset di banyak sekali perangkat pintar, mulai dari tablet Android, smartphone, perangkat tangan kanan suara, TV Digital, teknologi jaringan, sampai Feature Phone.

Joyce Hsiung pun menyampaikan bahwa MediaTek telah mempunyai bermacam-macam global partner yang produknya telah dipakai oleh banyak orang di seluruh dunia, mulai dari ASUS, Acer, Vivo, OPPO, Samsung, Pioneer, Sony, dan masih banyak lagi.

 MediaTek gres saja mengadakan program gathering bersama media di Jakarta pada tanggal  Selain Smartphone, MediaTek Punya Chipset Untuk Perangkat Smart Home

Selanjutnya, Pang Sui Yen selaku Senior Manager Corporate Sales Asia Africa MediaTek mulai memaparkan keunggulan dari chipset MediaTek Helio P70 yang mempunyai kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk smartphone.

Sebagai penerus chipset MediaTek Helio P60 yang sukses dipakai oleh banyak smartphone, Helio P70 ini menekankan kemampuannya pada kecerdasan buatan untuk memproses bermacam-macam perintah dari smartphone supaya menciptakan penggunanya lebih nyaman.

Helio P70 sendiri telah mengalami peningkatan CPU, GPU, dan AI Engine dibandingkan dengan Helio P60. Dengan teknologi proses 12nm, performa yang dimiliki menjadi lebih cepat serta lebih efisiensi dalam mengonsumsi daya baterai.

Chipset MediaTek satu ini telah dipakai oleh smartphone masa kini, mulai dari OPPO F11, OPPO F11 Pro, Realme U1, sampai Vivo V15. Berkat AI yang hadir pada Helio P70, semua smartphone tersebut mempunyai kemampuan kamera menarik, irit dalam konsumsi daya baterai, dan performa yang bertenaga.

Dalam hal kamera, Helio P70 memakai 3 inti ISP + 3 inti APU (AI Processing Unit) sehingga kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bisa memprediksi obyek serta lingkungan yang akan dipotret sehingga akan menawarkan sugesti warna, tone, kecerahan, dan lainnya pada pengguna smartphone supaya kesannya optimal.

Berkat kombinasi teknologi MediaTek NeuroPilot, Dual-core APU, dan peningkatan algoritma penjadwalan kiprah multi-thread menciptakan performa AI dari Helio P70 meningkat sampai 30% dibandingkan Helio P60.

Dual-cora APU ini sangat membantu smartphone dengan Helio P70 dalam meningkatkan kemampuan Scene Detection, Face Recognition, Selfie Bokeh, Smart Album, Segmentation, Object Recognition, dan Google Lens.

Dengan pertolongan AI Engine dari Helio P70, smartphone bisa melaksanakan pembagian terstruktur mengenai 110 foto hanya dalam waktu 1 detik saja, sedikit lebih banyak dibandingkan dengan Helio P60 yang bisa melaksanakan pembagian terstruktur mengenai 100 foto dalam 1 detik.

 MediaTek gres saja mengadakan program gathering bersama media di Jakarta pada tanggal  Selain Smartphone, MediaTek Punya Chipset Untuk Perangkat Smart Home

Tak hanya sebatas chipset smartphone saja, MediaTek pun telah menghadirkan chipset untuk solusi perangkat cendekia Smart Home mulai dari Smart Speaker, Smart Cam, Smart Display, Smart Alarm, dan lainnya. Dengan begitu perangkat sanggup terhubung dengan smartphone maupun tablet Android dengan dukungan AI-Voice, AI-Vision, dan jaringan konektivitas.

Hal ini menarik alasannya AI-Voice sanggup dengan cendekia merespon perintah bunyi dari smartphone atau tablet dengan chipset MediaTek untuk mengendalikan perangkat cendekia Smart Home.

Sementara AI-Vision bisa mendeteksi mata, wajah, sampai seluruh bab badan penggunanya untuk dipakai membuka kunci pada pintu berbasis smart home atau mengendalikan rumah dengan memakai gerakan saja.

Tentu saja dengan dukungan konektivitas yang semakin cepat memungkinkan pengguna smartphone maupu tablet bisa mengendalikan perangkat Smart Home dari jauh maupun dekat. Bahkan kecerdasan buatan yang dihadirkan bisa memprediksi harapan dari pengguna perangkat Smart Home supaya acara sehari-hari berlangsung lebih mudah.

Sementara itu, ke depannya MediaTek akan mewujudkan visinya dalam menghadirkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di bermacam-macam perangkat, mulai dari perangkat mobile, rumah, sampai otomotif berbasis Internet of Things dengan jaringan 5G yang super cepat.

Tak lupa, MediaTek pun memamerkan beberapa perangkat Smart Home yang telah memakai chipset buatannya, menyerupai Amazon Echo Spot (MediaTek MT8163), Sony LF-50 (MediaTek MT8163), Xiao Ai Smart Clock (MediaTek MT8516), dan TMALL Genie Smart Speaker (MediaTek MT8163).

Pakai Snapdragon 855, Oppo Reno 10X Zoom Super Ngebut

baru ini OPPO mengajak media dan influencer untuk menghadiri program OPPO Reno  Pakai Snapdragon 855, OPPO Reno 10x Zoom Super Ngebut

Gadgetren – Baru-baru ini OPPO mengajak media dan influencer untuk menghadiri program OPPO Reno 10x Zoom Performance Experience di Jakarta. Dalam program tersebut, OPPO menjelaskan secara rinci mengenai spesifikasi yang dibenamkan di dalam Reno 10x Zoom.

OPPO Reno 10x Zoom merupakan salah satu smartphone paling bertenaga di tahun 2019 ini dikarenakan telah diotaki oleh chipset Qualcomm Snapdragon 855 Octa-core yang mempunyai performa sangat cepat berkat teknologi proses 7nm.

Berkat Qualcomm Kryo 480 CPU, Snapdragon 855 ini mempunyai peningkatan kinerja CPU sampai 45% dibandingkan dengan Snapdragon 845. Sementara penggunaan GPU Adreno 640, menciptakan chipset ini mengalami peningkatan rendering grafis sampai 20% dibandingkan Snapdragon 845.

Dengan kata lain, OPPO Reno 10x Zoom ini menjadi smartphone yang super ngebut. Bahkan dalam pengujiannya memakai AnTuTu Benchmark, smartphone yang satu ini berhasil mendapat skor yang sangat tinggi mencapai 353 ribu poin.

baru ini OPPO mengajak media dan influencer untuk menghadiri program OPPO Reno  Pakai Snapdragon 855, OPPO Reno 10x Zoom Super Ngebut

Selain itu, chipset terbaru Qualcomm mempunyai 3 proteksi teknologi menarik mulai dari multi-gigabit 5G, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), dan Immersive Extended Reality (XR).

Snapdragon 855 pun dibekali dengan Qualcomm AI Engine generasi ke-4 yang mengatakan pengalaman cerdas, cepat, dan kondusif ketika pengguna OPPO Reno 10x Zoom bermain game, telepon, SMS, internet, maupun beraktivitas lainnya di smartphone alasannya yakni kinerja AI yang dimilikinya 3 kali lebih baik daripada Snapdragon 845.

Selanjutnya, ISP Qualcomm Spectra 380 yang hadir pada Snapdragon 855 bisa mengatakan kemampuan untuk mengambil foto pada kondisi minim cahaya atau mempertajam foto yang buram ketika mengambil foto memakai kamera OPPO Reno 10x Zoom.

Menariknya lagi, OPPO Reno 10x Zoom ini bisa mengambil foto dengan kemampuan 5x Optical Zoom dan 10x Hybrid Zoom. Hal ini menciptakan foto yang diambil jarak jauh akan tetap detail dan elok alasannya yakni bukan memakai teknologi yang lebih elok daripada Digital Zoom.

Berkat Snapdragon 855, smartphone buatan OPPO ini pun sanggup memakai machine learning semoga sanggup mengidentifikasi skenario berbeda ketika membidik obyek foto, mengubah gambar buram menjadi foto tajam, dan meningkat detail foto.

baru ini OPPO mengajak media dan influencer untuk menghadiri program OPPO Reno  Pakai Snapdragon 855, OPPO Reno 10x Zoom Super Ngebut

Selain itu, ISP ini bisa mendukung OPPO Reno 10x Zoom untuk merekam video kelas sinema dengan frame rate maksimal sampai 60fps. Tak hanya itu, smartphone ini bisa merekam video 4K HDR dengan kualitas yang bagus.

Secara keseluruhan, OPPO Reno 10x Zoom ini mempunyai performa bertenaga, proteksi jaringan 5G, dan kemampuan kamera yang bisa diandalkan. Untuk ketika ini belum diumumkan mengenai waktu penjualan resminya di Indonesia sehingga Gadgeter sanggup mengikuti terus isu terbaru dari Gadgetren mengenai smartphone OPPO.

Jelang Ramadan, Huawei Tawarkan Diskon Smartphone Sampai Rp 1 Juta

 Menjelang bulan bulan mulia yang akan hadir dalam beberapa hari ke depan Jelang Ramadan, Huawei Tawarkan Diskon Smartphone Hingga Rp 1 Juta

Gadgetren – Menjelang bulan bulan mulia yang akan hadir dalam beberapa hari ke depan, Huawei gres saja merilis promo diskon smartphone di Indonesia.

Untuk promo diskon atau cashback ini sendiri berlaku mulai dari tanggal 3 Mei sampai 16 Juni 2019. Diskon yang diberikan oleh Huawei pun bermacam-macam dari Rp 100 ribu yang terkecil sampai Rp 1 juta yang terbesar.

Dari semuanya, HUAWEI P30 mempunyai diskon terbesar dengan cashback sampai Rp 1 juta ditambah bonus Car Charger 40W seharga Rp 599.000. Hal ini menciptakan pembelinya cukup membayarkan Rp 8.999.000 dari harga normalnya yang mencapai Rp 9.999.000.

Diskon ini sanggup dibilang masuk akal mengingat HUAWEI P30 merupakan smartphone gres dan memang harganya yang sanggup dibilang mahal. Sayangnya justru HUAWEI P30 Pro yang mempunyai harga Rp 12.999.000 tidak mendapat diskon atau cashback sama sekali, namun hanya mendapat bonus Car Charger 40W.

Seharusnya Huawei memperlihatkan diskon juga pada HUAWEI P30 Pro semoga sanggup memikat lebih banyak orang lagi untuk membelinya. Untuk HUAWEI P30 Lite pun tidak mengalami penurunan harga sama sekali sehingga harganya tetap Rp 4.299.000, namun akan mendapat pemanis tripod seharga Rp 299.000.

Justru yang menarik terdapat pada HUAWEI Nova 3i yang mendapat cashback Rp 300.000 sehingga harganya semakin turun dari Rp 3.499.000 menjadi Rp 3.199.000. Dengan harga segitu, Gadgeter sudah sanggup mendapat HUAWEI Nova 3i dengan Kirin 710 Octa-core, RAM 4 GB, dan storage internal 128 GB.

Selanjutnya, HUAWEI Y7 Pro varian RAM 3 GB dan storage internal 64 GB mendapat juga cashback Rp 300.000 sementara HUAWEI Y7 Pro varian RAM 4 GB dan storage internal 32 GB cuma mendapat cashback Rp 100.000 sehingga harganya dari Rp 1.999.000 menjadi Rp 1.899.000.

Meskipun HUAWEI P30 mempunyai diskon yang sangat besar, namun harganya memang mahal. Sementara HUAWEI Nova 3i dengan promo ini membuatnya mempunyai harga menarik yang pas dengan spesifikasi hardware yang ditawarkan. Menurut saya, sebaiknya diskon untuk smartphone kelas menengah dan bawah Huawei ditambah lagi untuk memikat lebih banyak orang.

Menurut Gadgeter, apakah promo untuk smartphone Huawei ini menarik? Atau harga dari smartphone tersebut masih mahal, meskipun sudah mendapat cashback?

Realme Umumkan Waktu Rilis Realme C2 Di Indonesia, Apa Saja Keunggulannya?

 ternyata Realme juga akan memboyong Realme C Realme Umumkan Waktu Rilis Realme C2 di Indonesia, Apa Saja Keunggulannya?

Gadgetren – Selain Realme 3 Pro yang akan hadir pada tanggal 8 Mei 2019 di Indonesia, ternyata Realme juga akan memboyong Realme C2 sehari setelahnya.

Josef Wang selaku Mariketing Director of Realme SEA menyampaikan bahwa Realme C2 sudah sanggup dipesan secara pre-sale di Lazada pada tanggal 9 Mei 2019. Sebagai penerus Realme C1, smartphone terbaru ini akan menunjukkan spesifikasi yang menarik dengan harga terjangkau.

Meskipun belum dijual secara resmi di Indonesia, namun pihak Realme sudah membocorkan sebagian spesifikasi hardware yang akan dibawa oleh Realme C2 mulai dari baterai berkapasitas besar sampai dua kamera belakang dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Baterai berkapasitas 4.000 mAh dipercaya oleh Realme untuk menjadi sumber energi kehidupan dari Realme C2. Dengan kapasitas sebesar itu, Realme pun mengklaim bahwa smartphone tersebut bisa bertahan selama satu hari penuh dalam pemakaian normal.

Soal urusan fotografi, Realme C2 akan memakai dua kamera belakang dengan konfigurasi kamera utama 13 MP (apertur f/2.2) + kamera sekunder 2 MP (apertur f/2.4), proteksi AI, dan LED Flash yang sanggup menghasilkan foto dengan baik.

Dukungan AI pada aplikasi kamera bawaanya menciptakan Realme C2 bisa mengenali scene atau suasana terbaik dikala penggunanya sedang membidik obyek sehingga menghasilkan foto dengan tone, kecerahan, dan saturasi yang optimal.

Sementara kamera depannya hanya beresolusi 5 MP (apertur f/2.0) untuk mengakomodasi foto selfie atau video call. Untuk layarnya sendiri mempunyai lebar 6,1 inci dengan resolusi HD+ (1560 x 720 piksel) dan beraspek rasio 19,5:9 yang memenuhi bab depan lengkap dengan poni berbentuk dewdrop di bab atasnya.

Dari sektor hardware, Realme C2 dibekali degnan chipset MediaTek Helio P22 Octa-core 2 GHz dan RAM dengan pilihan 2 GB atau 3 GB. Kombinasi hardware ini membuatnya mempunyai performa yang baik di kelasnya, namun irit dalam mengonsumsi daya baterai.

Smartphone ini akan eksklusif memakai ColorOS 6.0 berbasiskan Android 9.0 Pie dikala dijual di Indonesia. Sayangnya bocoran harganya smartphone ini sama sekali belum terungkap sehingga Gadgeter perlu menunggu sampai waktu penjualan pre-sale di Lazada dimulai pada tanggal 9 Mei 2019.

Redmi K20 Pro Akan Jadi Hp Flagship Redmi Pertama Dengan Snapdragon 855

 sekarang Redmi telah melaksanakan banyak pergerakan dalam meluncurkan smartphone di tahun  Redmi K20 Pro akan Kaprikornus HP Flagship Redmi Pertama dengan Snapdragon 855[Foto dari : Gizmochina]

Gadgetren – Setelah secara resmi menjadi sub-brand dari Xiaomi, sekarang Redmi telah melaksanakan banyak pergerakan dalam meluncurkan smartphone di tahun 2019.

Apabila biasanya Redmi dikenal sebagai lini smartphone murah Xiaomi dari kelas menengah ke bawah, sekarang dikabarkan bahwa Redmi akan meluncurkan smartphone flagship pertama di dunia yang mempunyai spesifikasi hardware kelas atas, ialah Redmi K20 Pro.

Redmi K20 Pro ini dikabarkan akan memakai chipset kelas atas Qualcomm Snapdragon 855 Octa-core yang mempunyai performa sangat tinggi di tahun 2019. Bahkan rata-rata smartphone yang memakai chipset ini bisa mendapat skor AnTuTu lebih dari 350 ribu poin.

Selain itu, ISP pada chipset Qualcomm Snapdragon 855 ini bisa mendukung kemampuan kamera yang tinggi sehingga bisa menghasilkan foto dengan kualitas manis dan resolusi tinggi. Bahkan Redmi K20 Pro ini akan dibekali dengan tiga kamera belakang yang kamera utamanya mempunyai resolusi 48 MP.

Tentu saja kemampuan kamera utama 48 MP milik Redmi K20 Pro ini akan jauh lebih manis dibandingkan dengan kamera belakang 48 MP milik Redmi Note 7 yang memakai chipset Qualcomm Snapdragon 670 Octa-core.

Mengikuti jejak Vivo dan OPPO, smartphone Redmi ini akan memakai kamera depan 20 MP yang memakai desain Pop-up. Dengan desain ini menciptakan kamera depannya berada di bab dalam sehingga akan muncul ke atas apabila penggunanya ingin mengambil foto selfie.

Sementara kamera depannya akan kembali ke bab dalam apabila penggunanya mengakses kamera belakang atau keluar dari aplikasi kamera. Hal ini menciptakan layarnya benar-benar memenuhi bab depan tanpa poni atau punch hole sama sekali.

Redmi K20 Pro ini dikabarkan akan mempunyai layar 6,39 inci dengan teknologi AMOLED. Berbeda dengan smartphone Redmi lainnya, produk ini akan memakai sensor fingerprint yang berada di dalam layar.

Baterai berkapasitas 4.000 mAh akan menjadi sumber energi bagi smartphone ini. Dukungan Fast Charging 27W pun akan disematkan pada Redmi K2 Pro sehingga pengisian daya baterai menjadi sangat cepat.

Nantinya smartphone flagship Redmi ini akan juga mempunyai kamera dengan lensa ultra-wide, NFC, port jack audio 3,5mm, dan NFC. Meskipun bocoran ini sangat menarik, namun kita harus menunggu peluncuran resminya semoga benar-benar mengetahui spesifikasi lengkapnya.

[Sumber : Gizmochina]

Vivo Rilis S1 Pro – Unggulkan Ram 8Gb Dan Kamera Utama 48Mp

 sekarang giliran Vivo yang meluncurkan saudara yang berjulukan Vivo S Vivo Rilis S1 Pro – Unggulkan RAM 8GB dan Kamera Utama 48MP

Gadgetren – Setelah Vivo S1 meluncur pada bulan Maret 2019 silam, sekarang giliran Vivo yang meluncurkan saudara yang berjulukan Vivo S1 Pro di Tiongkok.

Smartphone ini mempunyai performa yang bertenaga berkat diotaki Qualcomm Snapdragon 675 Octa-core. Chipset ini pun irit dalam mengonsumsi daya baterai berkat teknologi proses 11nm yang efisien.

Untuk mengimbangi kemampuan chipset tersebut, Vivo telah menghadirkan RAM dengan pilihan 6 GB atau 8 GB dan storage internal dengan pilihan 128 GB atau 256 GB untuk Vivo S1 Pro. Dengan kombinasi ini membuatnya bisa menjalankan aplikasi atau game dengan lancar.

Perangkat yang satu ini pun telah dilengkapi dengan fitur Multi-Turbo Acceleration Engine yang memungkinkan performa hardware dan software meningkat saat penggunanya bermain game.

Sementara baterai Vivo S1 Pro yang mempunyai kapasitas 3.700 mAh lebih kecil dibandingkan dengan Vivo S1 yang mencapai 3.940 mAh. Meskipun begitu, Vivo mengklaim bahwa baterainya bisa bertahan hampir seharian dalam pemakaian normal.

Dari sisi kamera, Vivo S1 Pro ini telah dibekali dengan tiga kamera belakang yang mempunyai konfigurasi kamera utama 48 MP, kamera sekunder 5 MP, dan kamera tersier 8 MP berlensa wide-angle yang sanggup menghasilkan foto dengan bagus.

Kombinasi kamera utama dan sekunder belakangnya bisa menghasilkan foto bokeh (background blur) dengan instan. Sementara kamera tersiernya bisa menghasilkan foto dengan sudut pandang yang luas sehingga bisa memuat banyak orang di dalamnya.

Sementara kamera depannya mempunyai resolusi 32 MP yang sanggup memanjakan pencinta selfie. Menariknya, desain Vivo V15 Pro pun turut dihadirkan pada smartphone ini dengan hadirnya kamera depan yang mempunyai desain Pop-up.

Dengan penggunaan desain ini menciptakan kamera depan Vivo S1 Pro berada di bab dalam sehingga akan muncul ke bab atas apabila dipakai untuk foto selfie atau video call. Namun kamera depan ini akan kembali ke dalam apabila penggunanya mengakses kamera depan atau keluar dari aplikasi bawaan.

Berkat kamera depannya yang berada di bab dalam, Vivo S1 Pro mempunyai layar yang benar-benar penuh tanpa hadirnya poni atau punch hole. Untuk layarnya sendiri mempunyai lebar 6,39 inci dengan resolusi Full HD+ (2340 x 1080 piksel), berteknologi Super AMOLED, dan beraspek rasio 19,5:9.

Tak ketinggalan, sensor fingerprint di dalam layar, pemberian dua kartu SIM, jaringan 4G-LTE, WiFi, Bluetooth, dan ColorOS 6.0 berbasiskan Android 9 Pie telah hadir di dalamnya. Harga Vivo S1 Pro ini telah dijual di Tiongkok dengan harga 2.698 Yuan atau sekitar Rp 5,6 juta untuk varian RAM 8 GB dan ROM 128 GB serta RAM 6 GB dan ROM 256 GB.

[Sumber : Gizmochina]