Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI. Di kala banyak pengguna menyukai MIUI, alasannya banyak sekali alasan sekelompok pengguna ponsel justru menghindarinya. Mereka mengaku tertarik menjajal ponsel Xiaomi, tetapi enggan bersentuhan dengan MIUI.

Xiaomi Mi A1 menjadi jawaban. Ponsel yang termasuk seri Android One itu tidak mengadopsi MIUI, melainkan menggunakan stock Android. Jadi, bagi para penolak MIUI, tak ada alasan lagi untuk tidak membeli ponsel Xiaomi deh. Apalagi, mengacu kepada hasil uji pakai yang dilakukan penulis alias HSW, secara umum Mi A1 pantas disebut sangat memuaskan di kelasnya.

Ponsel Xiaomi identik dengan tampilan antarmuka MIUI Review Xiaomi Mi A1: Diminati Konsumen, Dicintai Penjual

Read more

Review Motorola Moto G5s Plus: Wajib Dibeli Sebelum Harga Normal

Sampai penulis alias HSW jawaban mengetikkan ulasan ini, resminya Motorola Moto G5s Plus gres dijual secara langsung via Lazada. Harganya pun masih sama dengan harga pre-order yang dipatok Rp 2,999 juta. Lenovo Indonesia (eh� atau Motorola Indonesia ya?) belum mengungkapkan harga normalnya.

Kalau Anda menemukan penjual Moto G5s Plus selain di Lazada, sanggup dipastikan mereka kulakan dari Lazada dan berharap meraup laba ketika menjualnya kembali. Lihatlah iklan di Tokopedia, Bukalapak, dan situs belanja lain untuk membuktikannya.

Sampai penulis alias HSW jawaban mengetikkan ulasan ini Review Motorola Moto G5s Plus: Wajib Dibeli Sebelum Harga Normal

Read more

Sepasang Ponsel Swafoto Asus Resmi Hadir Di Indonesia

Asus meluncurkan dua tipe ponsel terbaru yang membidik penggemar selfie alias swafoto di Indonesia, kemarin (25/10). Untuk pengguna yang membutuhkan ponsel swafoto dengan kemampuan maksimal, disiapkan Zenfone 4 Selfie Pro ZD552KL. Sedangkan bagi pengguna yang menginginkan ponsel swafoto optimal dengan harga lebih miring, tersedia Zenfone 4 Selfie ZD553KL.

Dihadirkannya sepasang ponsel swafoto itu bukan tanpa alasan. Asus mengamati kondisi pasar Indonesia, kemudian berusaha memenuhi sekaligus memanjakan konsumen. Merujuk kepada sebuah survei, ungkap Galip Fu, Country Marketing Manager Asus Indonesia, 71 persen pengguna ponsel di Indonesia setiap ahad niscaya melaksanakan swafoto (selfie) maupun wefie.

Asus meluncurkan dua tipe ponsel terbaru yang membidik penggemar  Sepasang Ponsel Swafoto Asus Resmi Hadir di Indonesia

Read more

Review Motorola Moto E4 Plus Dan Moto C Plus: Duet Baterai Besar Pendukung Volte

Ponsel berakal dengan baterai berkapasitas besar selalu mempunyai pasar tersendiri. Karena itu, produsen ponsel biasanya rutin menghadirkan produk gres untuk menggarap segmen tersebut. Misalnya, Motorola melalui duet Moto E4 Plus dan Moto C Plus.

Moto E4 Plus hadir dengan layar IPS 5,5 inci beresolusi HD 1.280 x 720 piksel dan baterai tanam 5.000 mAh. Konektor audio 3,5 milimeter terdapat di sisi atas ponsel, sedangkan tombol volume dan power di sisi kanan. Speaker dan konektor micro USB bakal ditemukan pengguna di bab bawah ponsel.

Ponsel berakal dengan baterai berkapasitas besar selalu mempunyai pasar tersendiri Review Motorola Moto E4 Plus dan Moto C Plus: Duet Baterai Besar Pendukung VoLTE

Read more

Review Asus Zenfone 4 Max Pro: Baterai Infinit Tanpa Berebut Selot

Ponsel Asus yang nama lengkapnya mengandung kata Max selalu menonjolkan daya tahan baterai. Contohnya, Asus Zenfone Max dan Asus Zenfone 3 Max. Keduanya pernah penulis alias HSW review di blog Ponselmu.com ini.

Tradisi baterai berkapasitas besar masih dipertahankan di Asus Zenfone 4 Max Pro. Ia dibekali baterai tanam 5.000 mAh. Ponsel dengan isyarat tipe ZC554KL itu malahan mempunyai daya tarik tambahan: kamera belakang berlensa ganda.

Ponsel Asus yang nama lengkapnya mengandung kata Max selalu menonjolkan daya tahan baterai Review Asus Zenfone 4 Max Pro: Baterai Awet tanpa Berebut Selot

Read more

Review Infinix Note 4: Memang Boleh Lupa Charger

Tagar alias hashtag #LupaCharger rutin digunakan Infinix ketika memperkenalkan dan mempromosikan ponsel ini. Usai menjajal Infinix Note 4, penulis alias HSW menyimpulkan tagar tersebut tidak berlebihan. Baterainya memang awet.

Dengan sikap pemakaian ala HSW, baterai Note 4 setidaknya sanggup bertahan mulai subuh hingga tengah malam. Bahkan, sesekali ponsel itu gres perlu dihubungkan ke charger sehabis digunakan selama 28 jam.

LupaCharger rutin digunakan Infinix ketika memperkenalkan dan mempromosikan ponsel ini Review Infinix Note 4: Memang Boleh Lupa Charger

Read more

Review Asus Zenfone 4 Selfie Pro: Bukan Hanya Jualan Swafoto

Tahun ini penulis alias HSW telah menguji pakai puluhan ponsel. Menjajal Asus Zenfone 4 Selfie Pro merupakan acara paling menantang. Selain harus mengubah kebiasaan pengetesan kamera, HSW yang tidak gemar berswafoto alias selfie mesti sok percaya diri. Ehm� lebih tepatnya menahan aib sih.

Betapa tidak. Fitur yang paling ditonjolkan dari Zenfone 4 Selfie Pro yakni kamera depan. Karena itu, kinerja kamera tersebut wajib benar-benar diuji. Kalau ketika menguji pakai ponsel HSW biasanya berswafoto 3-4 kali saja, kali ini frekuensinya meningkat ribuan persen. Seolah tak mau kalah dengan “penebalan anggaran” di sebuah daerah.

Tahun ini penulis alias HSW telah menguji pakai puluhan ponsel Review Asus Zenfone 4 Selfie Pro: Bukan Hanya Jualan Swafoto

Read more

Review Huawei Nova 2I: Dobel Kamera Ganda Pertama

Hadirnya Huawei Nova 2i ke Indonesia pada awal November kemudian “melanggar” tradisi ala Huawei. Kedatangan ponsel Huawei biasanya cenderung tak dipedulikan publik. Jadwal edarnya pun lamaaaa� sehabis kali pertama diperkenalkan secara global.

Kondisi itu tak berlaku untuk Nova 2i. Hanya berselang sekitar sebulan semenjak peluncuran global, ponsel tersebut sudah mendarat di sini. Empat kamera yang dibenamkan menciptakan Nova 2i memantik rasa ingin tau publik. Dua kamera depan, dua kamera belakang. Hmmm� bagaimana sensasinya?

 Kedatangan ponsel Huawei biasanya cenderung tak dipedulikan publik Review Huawei Nova 2i: Dobel Kamera Ganda Pertama

Read more

Review Nokia 5: Saatnya Melupakan Kurun Lampau

BlackBerry hidup lagi. Nokia tiba kembali. Itulah topik yang tahun kemudian sempat ramai diperbincangkan pedagang dan pengguna ponsel. Realita di lapangan mengambarkan kembalinya BlackBerry ke Indonesia masih jauh dari kriteria sukses.

Kondisi lebih baik dialami Nokia. Walaupun produk “lahir baru” pertama yang diusung berupa feature phone, Nokia 3310 tergolong laku manis. Terutama, pada hari-hari awal peredaran ponsel itu. Padahal, harga jualnya tak bisa dibilang murah. Harga ritel resminya Rp 649 ribu, sedangkan harga pasarnya sempat menembus Rp 900 ribu khusus untuk warna oranye. Wow!

 Itulah topik yang tahun kemudian sempat ramai diperbincangkan pedagang dan pengguna ponsel Review Nokia 5: Saatnya Melupakan Masa Lampau

Read more