Towel-Towel Infinix Zero 5 Di Cikini Jakarta

Acara ini sangat mendadak alasannya yaitu aku alias HSW putuskan impulsif dikala tadi bangkit tidur. Hari ini, 25 Januari 2018 pukul 18.00-20.00 aku akan mengadakan program towel-towel Infinix Zero 5. Ponsel itu dibekali kamera belakang ganda, RAM 6 GB, dan baterai berkapasitas 4.350 mAh.

Lokasi towel-towel di Texas Chicken, Jl Cikini Raya 60A, Jakarta. Silakan klik tautan ini untuk mengetahui ancar-ancar lokasinya.

Acara terbuka untuk siapa saja. Belum pernah memakai, bahkan belum mengenal, ponsel Infinix pun tetap dipersilakan hadir. Acara bergotong-royong gratis. Namun, alasannya yaitu kita menumpang duduk dan ngobrol di gerai resto cepat saji, tolong Anda berbelanja setidaknya Rp20.000 gitu deh. Entah membeli kentang goreng, ayam goreng, atau sajian lain.

Karena program sangat mendadak, tak perlu mendaftar dulu. Silakan pribadi datang.

Terima kasih dan hingga jumpa petang nanti.

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)

Infinix Zero 5 Resmi Meluncur Di Indonesia

Infinix Zero 5 hari ini (25/1) resmi meluncur di Indonesia. Dibekali kamera belakang berlensa ganda, RAM 6 GB, dan baterai tanam 4.350 mAh, ponsel itu dijual via Lazada dengan harga ritel resmi Rp3,499 juta.

Bersamaan dengan Zero 5, Infinix menghadirkan Quiet X, headphone yang dibekali penyaring derau (noise cancellation). Ada pula sepasang earphone berpenyaring derau, Quiet 1 dan Quiet 2.

 Dibekali kamera belakang berlensa ganda Infinix Zero 5 Resmi Meluncur di Indonesia

Read more

Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

Nubia? Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek asal Tiongkok itu. Ya, ponsel bermerek Nubia memang masih kurang dikenal. Ia belum sepopuler Samsung dan Oppo.

Seandainya ada yang mengaku pernah mendengar Nubia pun, barangkali mereka menyangka Nubia yakni salah satu seri ponsel yang ditawarkan ZTE. Padahal, realitanya sekarang tidak demikian. ZTE memang masih mempunyai saham di Nubia. Namun, Nubia sudah bangun terpisah dengan ZTE. Mirip Huawei dengan Honor begitu deh. Ada “hubungan darah”, tetapi telah dibiarkan hidup mandiri.

Inilah logo Nubia. Cobalah iseng menunjukkannya kepada orang-orang yang tidak terlalu mengikuti perkembangan ponsel. Mintalah mereka membaca merek itu. Mungkin mereka bakal melafalkannya sebagai Nuoio, Nuolo, atau Nubiq.

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

Penulis alias HSW pun belum terlalu bersahabat dengan ponsel Nubia. Baru tiga tipe Nubia yang pernah dicoba. Kira-kira empat tahun lalu, HSW merasakan ZTE Nubia Z15S Mini yang dijual via Lazada. Saat itu di depan kata Nubia masih ada awalan ZTE.

Berikutnya, pada Mei tahun kemudian HSW merasakan Nubia M2 yang di Indonesia dirilis resmi bersamaan dengan Nubia M2 Lite dan Nubia N1 Lite. Terakhir, bulan kemudian HSW mencoba Nubia M2 Play yang sebagian spesifikasinya seolah-olah dengan Xiaomi Redmi 4X.

Setelah beberapa usang dipakai, ada sesuatu yang tidak normal dengan layar M2 Play itu. Tampilan beling di kanan bawah layar berbeda dibandingkan area lain. Terserah akan Anda sebut sebagai kabut atau bayangan.

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

Dalam pemakaian sehari-hari, ketika layar ponsel menyala, perbedaan tampilan beling itu bergotong-royong tidak mengganggu. Namun, lama-kelamaan mata HSW gatal juga melihat pemandangan tersebut. HSW tetapkan melaksanakan klaim garansi. Hitung-hitung sekaligus mencoba layanan sentra perbaikan resmi Nubia.

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

Pada Jumat ahad lalu, 23 Februari 2018, saya meluncur ke sentra perbaikan resmi Nubia di Jl Kedungdoro 26A. Tiba di sana pukul 13.03, beberapa konsumen tampak sedang antre. Tak satu pun petugas yang terlihat melayani. Ternyata karyawan sentra perbaikan resmi Nubia itu masih istirahat.

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

Ketika melihat foto di atas, di benak Anda mungkin pribadi muncul pertanyaan, “Mengapa sentra perbaikan resmi Nubia memajang logo Hisense?” Ceritanya begini. Pusat perbaikan resmi Nubia dan Hisense di Surabaya dikelola oleh pihak yang sama. Lokasinya pun sama. Satu atap, dua merek.

Kalau Nubia masih rutin menghadirkan produk baru, hal bertolak belakang berlaku atas Hisense. Ponsel merek tersebut di Indonesia sudah mati suri. Tak ada lagi tipe baru. Walaupun demikian, sentra perbaikan resminya masih beroperasi untuk melayani perbaikan ponsel Hisense yang beredar di pasar.

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

Kembali ke Nubia. Sekitar pukul 13.10 dua petugas kembali ke meja kerja. Satu pria, satu wanita. Dengan cekatan mereka melayani konsumen. Tibalah giliran HSW yang bergegas menceritakan permasalahan di layar M2 Play. Petugas melaksanakan pengecekan.

Sesaat kemudian, petugas menyatakan proses perbaikan membutuhkan waktu dua jam. HSW boleh menunggu di lokasi, boleh pula kembali pada sore hari. Karena jadwal acara sore itu padat, HSW menentukan tiba lagi keesokan harinya. Petugas menciptakan selembar tanda terima perbaikan yang lupa difoto untuk dokumentasi.

Sabtu, 24 Februari 2018. Menjelang pukul 10.30 HSW menginjakkan kaki di sentra perbaikan resmi Nubia. Kebetulan tak ada konsumen lain sehingga HSW pribadi dilayani. Tak hingga lima menit, M2 Play dengan layar yang telah kembali kinclong HSW terima. Tiada lagi kabut atau bayangan di permukaan beling ponsel. Jadi, klaim garansi ponsel Nubia ternyata….

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

 Raut wajah lawan bicara mungkin impulsif terlihat galau ketika Anda menyebutkan merek as Pengalaman Pertama Klaim Garansi Ponsel Nubia

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)

Towel-Towel Ponsel Di Joglosemar

Sebenarnya saya sudah berkali-kali mengadakan program towel-towel ponsel. Acara serupa dengan tipe ponsel berlainan pernah dilaksanakan di Surabaya dan Jakarta. Biasanya program diadakan di satu kota dan… selesai.

Kali ini berbeda. Acara towel-towel ponsel digelar maraton di tiga kota yang lazim disingkat Joglosemar: Jogja, Solo, dan Semarang. Urutan faktual towel-towel ponsel sebetulnya diawali dari Semarang, kemudian Solo, dan berakhir di Jogja. Namun, jikalau disingkat jadi Semarloyo kan jadi kurang keren. Tetap kita anggap sebagai Joglosemar saja ya. ??

Ada tiga ponsel yang siap ditowel-towel alias dicicipi oleh para peserta. Yaitu, Xiaomi Redmi 5 Plus, LG V30 Plus, dan “tamu rahasia”. Sesuai namanya, tamu rahasia, merek dan tipe ponsel itu gres akan terungkap di lokasi pertama towel-towel.

Read more

Mau Ikut Towel-Towel Lg V30 Plus Di Jakarta Dan Bandung?

Dua varian warna terbaru LG V30 Plus belum usang ini muncul: moroccan blue dan raspberry rose. Jadi, sehabis digelar di Surabaya pada 31 Januari lalu, ahad depan aku akan mengadakan program towel-towel V30 Plus lagi. Kali ini giliran Jakarta dan Bandung.

 ahad depan aku akan mengadakan program towel Mau Ikut Towel-Towel LG V30 Plus di Jakarta dan Bandung?

Di Jakarta, program towel-towel diadakan pada Rabu, 21 Maret 2018 pukul 18.30-20.30 di Gandaria City Mall.

Sedangkan di Bandung, program towel-towel digelar pada Kamis, 22 Maret 2018 pukul 18.30-20.30.

Anda yang sehari-hari berada di Bandung tolong berikan anjuran lokasi dong. Syaratnya, lokasi itu harus dilengkapi AC yang sejuk, bebas asap rokok, tidak bising, dan nyaman digunakan mengobrol dalam waktu tidak mengecewakan lama. Ketikkan anjuran Anda di bab bawah halaman ini ya.

Untuk mengikuti program towel-towel V30 Plus, penerima tidak dikenakan biaya. Gratis.

Dibandingkan mencoba live demo unit yang tersedia di toko ponsel, towel-towel ala HSW ini mempunyai aneka kelebihan. Anda berkesempatan mencoba ponsel dengan lebih santai. Bisa sambil duduk manis. Umpama mau nekat sambil berjongkok atau kayang bergotong-royong juga tidak tidak boleh sih.

Karena program diadakan menjelang waktu makan malam, setiap penerima juga akan disuguhi konsumsi. Lagi-lagi gratis. Makanan dan minuman untuk program towel-towel ini ditanggung oleh LG.

Kata Dilan, hanya mencoba ponsel tanpa berkesempatan memilikinya itu berat. Karena itu, sekarang aku sedang berdiskusi dengan LG wacana kemungkinan penerima towel-towel mendapat harga Istimewa V30 Plus.

Berminat ikut? Silakan mengisi formulir registrasi di https://goo.gl/ZFzuyH. Pendaftaran dibuka hingga 17 Maret 2018 pukul 13.00.

Bila ada hal-hal yang kurang terang dan ingin ditanyakan terkait program towel-towel´┐Ż V30 Plus, ketikkan pertanyaan Anda di bab bawah halaman ini.

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)

Mi Mix 2S Meluncur, Inilah Hasil Towel-Towel Singkat

Xiaomi Mi MIX 2S resmi diperkenalkan di Shanghai, Tiongkok, kemarin (27/3). Sesuai rumor yang beredar, ponsel itu memanfaatkan prosesor Qualcomm Snapdragon 845 dengan kecepatan sampai 2,8 GHz dan dibekali kamera ganda berfitur AI.

Bersama jurnalis asal Indonesia, Malaysia, dan Vietnam yang sengaja diterbangkan Xiaomi ke Bali, HSW menyaksikan program peluncuran ponsel tersebut via live streaming. Usai menonton siaran langsung, tersedia live demo unit yang boleh dijajal.

 ponsel itu memanfaatkan prosesor Qualcomm Snapdragon  Mi MIX 2S Meluncur, Inilah Hasil Towel-Towel Singkat

Read more

Review Infinix Zero 5: Dapat Diandalkan, Sayang Nakal

Dibandingkan seri lain bermerek sama, ponsel Infinix seri Zero biasanya mempunyai spesifikasi dan kinerja terbaik. Penulis alias HSW telah membuktikannya ketika menguji pakai Zero 2, Zero 3, dan Zero 4 Plus. Bagaimana dengan Infinix Zero 5? Sama! Ia pantas dianggap sebagai ponsel flagship versi Infinix.

Zero 5 dibekali layar IPS 5,98 inci beresolusi full HD 1.920 x 1.080 piksel. Layar yang masih menggunakan rasio 16:9 itu telah mengadopsi Corning Gorilla Glass 3. Di dalam ruangan maupun luar ruangan yang tidak terlalu terang, tampilan layar Zero 5 gampang dilihat. Namun, kala diajak berpanas-panas di bawah terik sinar matahari, abjad dan gambar yang tersaji di layar relatif sulit terbaca.

 ponsel Infinix seri Zero biasanya mempunyai spesifikasi dan kinerja terbaik Review Infinix Zero 5: Bisa Diandalkan, Sayang Nakal

Read more

Review Lg V30 Plus: Siap Memanjakan Mata Dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon 835 pertama yang beredar resmi di Indonesia, keberadaan LG V30 Plus hanya sayup-sayup terdengar. Satu kondisi yang sepertinya takkan terjadi seandainya ia bermerek Oppo, Samsung, Vivo, atau Xiaomi. Padahal, sehabis penulis alias HSW menjajalnya, V30 Plus alias V30+ gotong royong bukan ponsel yang pantas dicampakkan.

V30 Plus dibekali layar OLED FullVision enam inci beresolusi QHD+ 2.880 x 1.440 piksel. Layar itu mendukung HDR10 yang kedahsyatannya bakal terasa ketika pengguna menyaksikan klip video berstandar tersebut. Ingin coba? Buka saja aplikasi YouTube, kemudian ketikkan kata kunci HDR10 demo video.

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Dengan bentang layar enam inci, awalnya Anda mungkin menduga V30 Plus takkan nyaman digenggam. Realitanya berbeda 180 derajat. Rasio layar 18:9 dipadu bingkai yang tipis menawarkan sensasi ala menggenggam ponsel berlayar 5,5 inci. Kalau diukur, inilah dimensi fisik V30 Plus: 151,7 x 75,4 x 7,39 milimeter dan berat 154 gram.

Ketika ponsel siaga, tetapi layar padam dan terkunci, pengguna mempunyai aneka alternatif untuk membuka layar. Di antaranya, memanfaatkan sensor sidik jari di sisi belakang ponsel, pemindai wajah (face recognition), maupun pengenalan bunyi (voice recognition). Pengguna bebas merekam perintah bunyi yang kelak harus dikenali oleh V30 Plus. Ini contohnya.

Memanggil LG V30 Plus https://t.co/qRLeQHi9oL

— Herry SW (@herrysw) February 3, 2018

Mau iseng? Anda boleh memaki-maki ponsel. Silakan beruji nyali dengan mempraktikkannya di hadapan klien atau bos Anda.

Memaki LG V30 Plus https://t.co/R3KfiQ0HsW

— Herry SW (@herrysw) February 4, 2018

Ponsel dengan konektor USB tipe C itu menganut dual SIM hybrid. Pengguna harus menentukan akan menyelipkan dua nano SIM atau satu nano SIM dan satu keping microSD. Anggaplah pengguna memasangkan sepasang nano SIM. Dua nomor itu sanggup siaga bersamaan. Nomor yang digunakan berinternet leluasa masuk ke jaringan 4G LTE, sedangkan satu nomor lainnya masih bisa menduduki jaringan 3G.

Merujuk kepada uji pakai yang dilakukan HSW, V30 Plus kompatibel dengan 4G LTE Telkomsel, Indosat, XL, Tri, dan Smartfren. Khusus Smartfren, acara bertelepon dan ber-SMS sanggup dihukum tanpa perlu menginstalasikan aplikasi Smart VolTE. Sebab, ponsel itu telah mendukung native VoLTE.

V30 Plus memanfaatkan prosesor delapan inti (octa core) Qualcomm Snapdragon 835 MSM8998 yang terdiri atas empat inti berkecepatan 2,45 GHz dan empat inti 1,9 GHz. Wi-Fi, bluetooth, GPS, NFC, RAM 4 GB, dan ROM 128 GB merupakan sebagian spesifikasi lain V30 Plus. Ketika ponsel gres diaktifkan, sisa memori internal mencapai 109,14 GB.

Baterai tanam berkapasitas 3.300 mAh menjadi sumber daya ponsel bersistem operasi Android 7.1.2 Nougat itu. Dengan sikap pemakaian ala HSW, sekali diisi ulang hingga penuh, baterai tersebut biasanya bisa bertahan 12-13 jam.

Karena telah lulus uji ketahanan terhadap air, debu, dan benturan hingga batas tertentu, V30 Plus berhak mengantongi akta IP68 dan US MIL-STD 810G.Asal tahu, permukaan layar dan bodi belakang ponsel itu menggunakan Corning Gorilla Glass 5.

Kini saatnya membicarakan dua fitur yang rutin dibanggakan LG dikala memasarkan V30 Plus: kamera dan audio. Meneruskan jejak pendahulunya, kamera di sisi belakang ponsel itu berlensa ganda. Tentu saja dengan fitur fokus otomatis dan lampu kilat.

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Lensa normal kamera utama V30 Plus siap menghasilkan foto beresolusi hingga 16 megapiksel. Bukaan lensa yang mencapai f/1,6 menawarkan laba ekstra kala ponsel digunakan memotret di lokasi minim cahaya. Satu lensa lain berupa lensa sudut lebar 120 derajat dengan bukaan f/1,9. Kemampuan maksimalnya memproduksi foto beresolusi 13 megapiksel.

Tersedia mode manual yang mengizinkan pengguna mengatur parameter pemotretan dengan lebih leluasa. Kecepatan rana alias shutter speed, misalnya, bisa diubah mulai 1/4.000 detik hingga 30 detik. Sedangkan ISO sanggup dipilih antara 50 dan 3200. Pengguna juga dipersilakan mengatur white balance, pemfokusan, dan kompensasi pencahayaan.

Bila difungsikan sebagai perekam video, kamera belakang V30 Plus siap memproduksi klip video beresolusi 4K 3.840 x 2.160 piksel. Adanya fitur point zoom memungkinkan pengguna menentukan objek yang ingin ditonjolkan dikala syuting dan melaksanakan perbesaran.

Bukan hanya itu. Pilihan efek di sajian Cine mempermudah pengguna menghasilkan klip video yang lebih artistik. Singkatnya, dengan mengoptimalkan fitur-fitur bawaan kamera V30 Plus, pengguna sanggup menjadi videografer dadakan deh.

Beralih ke kamera depan. Spesifikasinya tidak mengecewakan “mengagetkan” untuk kelas ponsel flagship. Baik pada mode pemotretan normal maupun sudut lebar, ia hanya sanggup memproduksi foto beresolusi lima megapiksel dan klip video full HD 1080p.

Bagaimana dengan kemampuan audionya? V30 Plus mendukung Hi-Fi Quad DAC. Bagi HSW yang bukan seorang audiophile, penikmat musik, atau pemilik “telinga emas”, bunyi yang dihasilkan ponsel itu tergolong mantap. Untuk uji coba, HSW hanya menggunakan earphone berharga jual Rp70 ribuan. Detail bunyi yang terdengar kala fitur Hi-Fi Quad DAC diaktifkan sangat berbeda dibandingkan kala fitur tersebut dinonaktifkan.

Kalau dirangkum, inilah formasi kelebihan V30 Plus: layar prima, selalu gegas, dan dibekali memori internal berkapasitas besar. Kinerja kamera utama memuaskan, performa audio mantap pula. Ponsel tersebut benar-benar siap memanjakan mata maupun indera pendengaran penggunanya.

Sedangkan yang bisa dianggap sebagai kekurangan, antara lain, bodi agak licin dan sesekali tidak mengecewakan panas kala ponsel aktif dipakai. Sidik jari pengguna juga relatif gampang melekat di permukaan belakang V30 Plus. Soal kamera depan, jujur nih, ia layak diberi acungan jempol terbalik.

Harga ritel resmi V30 Plus dipatok Rp10,499 juta. Karena sedang ada promo cashback Rp500 ribu, sekarang total dana yang harus dibayarkan pengguna sebesar Rp9,999 juta. Kenapa lihat-lihat? HSW paham kok Anda menganggap harga tersebut kurang seksi untuk sebuah ponsel LG.

***

Inilah pola hasil jepretan kamera V30 Plus. Perhatikan perbedaan area tangkapan lensa normal dan lensa sudut lebar.

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Tulisan di kaki mainan ternyata masih terbaca.

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Satu foto di bawah ini dijepret menggunakan kamera depan.

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

***

Tangkapan layar Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon  Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)

Menguak Kelebihan Snapdragon 636

Xiaomi Redmi Note 5, ponsel pertama dengan Qualcomm Snapdragon 636 yang beredar resmi di Indonesia, besok (18/4) akan diluncurkan di Jakarta. Apakah kelebihan Snapdragon 636 dibandingkan pendahulunya? Banyak!

Kita mulai dengan mengamati ulang ponsel-ponsel yang beredar resmi di pasar Indonesia dulu. Pada 2016-2018 Snapdragon 625 menjadi prosesor seri 600 yang paling banyak dipakai oleh pabrikan. Bukan hanya Xiaomi. Asus, Lenovo, Motorola, dan Nubia juga memakainya.

Read more

Review Asus Zenfone Max Plus M1: Mulai Selesai Bulan Ini Sulit Bersaing

Asus Zenfone Max Plus M1 diluncurkan resmi di Indonesia pada 1 Maret 2018. Beberapa hari kemudian, ketika sedang berada di Kota Gudeg, penulis alias HSW meminang ponsel itu. Uji pakai pun segera dimulai.

Mencermati riuh rendah persaingan terkini perponselan, HSW yakin ponsel pertama Asus dengan layar full view 18:9 itu segera sulit bersaing. Alasannya akan Anda ketahui usai membaca ulasan ini hingga tuntas.

Mencermati riuh rendah persaingan terkini perponselan Review Asus Zenfone Max Plus M1: Mulai Akhir Bulan Ini Sulit Bersaing

Read more